Kenapa Kamu Menghapusku di Media Sosialmu?

 



Prolog 

Protes  Kakak Preman Romantisku

"Kenapa kamu menghapusku di media sosialmu? "katanya sambil agak merajuk

Aku langsung tertawa,  akhirnya beliau menyadari--

Begini --aku itu suka merinding kalau baca komentar kalian di media sosialku--jadi mending kalau mau baca--pakai akun baru aja ya! 

Kataku sambil tersenyum manja

Bukannya bahagia,  mereka tambah cemberut hehehe

Baru kali ini--aku merasa senang mengerjai mereka yang suka banget rese sama aku hihihi

Bab 1 Aku Gak Mau Kenal Sama Kalian! 

Mirip banget--dengan kisah Ria Ricis yang awal mula terjun di dunia artis itu dengan menyembunyikan status saudaranya yaitu Oki Setiana Dewi,  karena Ricis memang gak suka disama-samain dengan saudaranya yang lebih alim,  cerdas akademik serta pandai dalam agama

Itu juga yang bikin aku gak pengen kenal sama Kakak Preman Romantisku itu,  hehe..  Soalnya mereka itu di kota ku ini adalah orang yang gak bisa di debat,  karena mereka memang orang ahli matematika diatas rata-rata,  jadi kadang segala hal di perhitungkan kanan kiri oke,  hehehe

Makanya--aku suka malu--kalau teman kantorku berbicara tentang kakak-kakakku yang pintar-pintar itu--rasa otak mau dibelah,  pengen mengecil

Dan kabur dari suasana itu,  hahaha

Aku gak ahli soal ginian--makanya aku gak pengen kenal mereka sebagai fansku kalau lagi nulis komentar--mereka suka lebay--nanti aku malah ngakak ketawa kalau bacanya. Hehehe 

Bahkan--mereka suka kepo--aku nulis apaan sih,  aku bilang aja,  : silahkan masuk ke blog saya aja ya!  Lumayan nambahin adsense,  hehehe

Bab 2 Gak Usah Baper,  Dihapus doank! 

Gak usah baper soal ginian,  toh semua tulianku di facebook,  pasti sudah ada di blog-blogku,  

Aku suka naruh di facebook,  hanya ingin melihat respon teman-teman di facebook,  apakah suka dengan tulisanku,  atau tidak suka

Yang pasti,  suka atau tidak suka--aku tetap akan menulis--meski di facebook gak ada adsensenya tapi ada doa orang-orang sholeh yang membacanya 🍒

Alasan aku menghapus akun facebook orang lain untuk menjadi temanku biasanya karena orang lain itu terlalu kepo,  atau sering jadi haters yang gak mau bertobat,  hehehe

Aku minta maaf,  tapi aku tidak menyesal--karena privasi ku untuk berkarya lebih terjaga dan lebih produktif tanpa mikirin respon orang lain tentang tulisanku

Bab 3 Kok Grup WA Di Hapus? 

Kebiasaanku jarang megang smartphone setiap waktu,  jadi grup WA suka aku hapusin,  bukan karena aku gak mau menjalin silahturahmi

Tapi karena aku menjaga silahturahmi--karena kadang bacaan di grup WA--suka gak kebaca--paling yang suka baca--kakak Preman Romantisku

Nah--kalau satu sudah baca--biasanya hitungan hari--informasi itu sudah terdengar di semua keluarga,  termasuk aku yang suka gaptek soal ginian,  hehehe 

Hingga salah satu Sepupuku--pernah bertanya ketidak aktifanku di Grup WA--padahal banyak pula sepupu-sepupuku yang lain tidak ada di grup WA

Tapi aku lah yang terbiasa jadi rule model sedari kecil--"kenapa gak aktif sih? "

Hehehe,  begitulah--kalau sudah menyangkut masalah  keluarga besar--aku harus ikut andil mengomentarinya--itu pikir sepupuku

Tapi aku merasa masih belum berpengalaman,  biarlah yang sudah ahli dan berpengalaman --memutuskan sebuah masalah perundingan di suatu keluarga besar

Aku ini hanya pemanis saja --ibaratnya kalau Kakak Preman Romantisku lagi aktif di grup WA keluarga besar --aku itu ada disana--hanya kalian gak liat aja,  hehehe

Dont worry be happy! 

Aku lebih suka seperti ini,  bukan karena aku itu gak perhatian--tapi karena aku itu perhatian--jadi aku gak mau ikut andil disana--soalnya sudah susah ketemunya,  malah sekali ketemu --bentrok hanya karena sebuah teori

Bab 4 Belajarlah Dari Ustad Shomad

Dari Instagram beliau--ada postingan tentang silahturahmi Ustad Shomad dengan Syech Ali Jaber--disana ada yang tiba-tiba bertanya tentang hal politik,  Ustad Shomad mengalihkan pembicaraannya. 

Karena kata beliau--susah banget bisa menemukan moment ini--bersilahturahmi

Jadi jangan kotori silahturahmi hanya beda pendapat saja

Nah,  ini bagus di contoh--

Meski Kakak Preman Romantisku itu adalah orang-orang yang rese--tapi setiap hari aku selalu menghubungi mereka via telpon nokiaku,  hehehe 

Bahkan sehari saja aku tidak menelpon,  mereka loh merajuk

"Ini udah gak sayang lagi ya sama kakaknya? "

Wkwkwk

Ada-ada saja mereka,  romantisnya itu loh--bikin kadang geleng-geleng kepala 😂

Tenggarong,  20 Januari 2021 

Sahabat Sehidup Sesurgamu 

Rohana Permata Sari

Keterangan Photo :

Kalau sudah ngumpul buat Liburan--bakalan jadi kumpulan manusia yang suka pakai sendal jepit--meski sedang menonton film di bioskop,  cuma ponakan gantengku aja--yang pake sepatu,  hehehe


Comments