Dia Mengina Diriku!



Prolog

Sebuah Email Tentang Hinaan

Tadi barusan nerima curhat dari seorang teman bahwa dia sering banget di hina keluarganya tentang apa saja pilihan hidupnya 

Aku yang tadi sedang mengedit tulisanku di hp--jadi langsung memperhatikan tulisan yang masuk di emailku itu

Bicara tentang hinaan, berarti bicara tentang orang lain yang begitu mudahnya merendahkan hidup kita

Bab 1 Hinaan Bikin Orang Lain Bertobat

Diteliti dari kaus kaki hingga ke badan lalu kekepala kita dengan tatapan jijik--yaitu tatapan mata yang terangkat keatas karena heran dan aneh

Semua hal itu,  pernah banget aku temukan di hidupku--tapi karena aku emang kepala batu dan cueknya sudah beribu-ribu kali,  biasanya yang sering menghina aku itu--akhirnya bertobat dan menjadi orang yang menyayangiku

Bab 2 Hujatan Gak Bikin Aku Menyerah 

Karena biasanya orang yang suka menyebut orang lain dengan hinaan seperti orang bodoh hanya karena aku tak Ahli matematika ,  orang gak bener hanya karena aku pulang jam 1 pagi--soalnya habis keliling kota memberi sedekah makanan sama orang-orang yang ga punya rumah dan suka tidur di depan toko,  atau orang yang pemalas--hanya karena aku suka bosan dengan aturan orang lain dan enggan melakukan keinginan mereka akibat ciri khasku yang emang gak suka sama dengan orang lain

Bukti nya sekarang--mereka mengakui kerja kerasku untuk menjadi apa yang aku inginkan di hidupku dan percaya 100 persen dengan mimpi-mimpiku

Meski bodoh sebagai ahli matematika --tapi Karena sifatku yang gak mau ribet itulah--yang sering dipercaya orang jadi bendahara

Meski sering pulang pagi--tapi itu karena sifatku yang memang suka berbagi dan suka kepikiran kalau banyak makanan--tapi orang-orang yang gak punya rumah--belum makan hari ini

Meski dianggap pemalas karena suka bosan dengan aturan orang lain--buktinya ide-ideku menulis banyak disukai orang banyak dan karena sifatku yang suka beda sama kebanyakan orang--itulah yang sering bikin aku bahagia --meski orang lain liatnya aku stress dan jelek banget

Nah--yang ginian--harusnya memang kamu sikapi dengan terus bersemangat dan percaya diri bahwa apa yang kamu lakukan selama ini Itu benar,  meski orang lain banyak gak suka dan gak harus menyerah dalam hidupmu

Bab 3 Orang Lain Itu Banyak,  Ribuan! 

Soalnya orang lain itu khan sebatas keluarga  dan teman dekat kita saja yang paling sebatas 50 orangan saja

Beda ketika kita melakukan Banyak hal yang berbeda dan selalu berupaya menginspirasi orang lain setiap hari--bisa dipastikan ribuan orang di dunia itu akan selalu respek dengan apa yang kita usahain dari dulu karena orang lain diluar sana selalu membutuhkan hal baru yang bisa menginspirasinya

Bab 4 Mereka Tak Pandai Berkomunikasi

Soalnya--tindakan orang lain yang suka menghina itu--secara norma memang gak boleh banget! 

Tapi kalau secara hal budaya--hal itu biasa saja. Apalagi kalau yang menghina itu--jarang baca buku motivasi dan buku kamus bahasa Indonesia di hidup mereka

Bisa dipastikan,  kata-kata yang keluar ya mirip preman pasar atau mafia yang sering ditakuti orang lain karena lisan-nya yang suka dengan mudah menyerang pribadi orang lain

Biasanya sih,  orang yang kaya gini--ngikut dengan budaya sekitar hidupnya

Bab 5 Budaya Hidup Itu Mempengaruhi

Mirip kakak-kakakku yang preman romantis itu--soalnya budaya kecil dan remaja mereka itu memang di sekitar para Preman--karena Abahku dalam mendidik anak itu mirip pendidikan militer--soalnya abahku adalah lulusan IPDN,  yang latihan fisiknya mirip militer

Dan mereka sewaktu remaja--suka menjadi Ketua Organisasi di Jaringan Radio HT di Kotaku dulu--jadi kalau ada yang aneh dilingkungannya--mereka biasanya yang paling peduli pada jaringan radio HT tersebut karena berhubungan dengan para polisi yang suka menyamar menjadi preman di lingkunganku

Bahkan kalau saudaraku berkelahi sewaktu kecil--abahku cuma mendiamkan saja dan memperhatikan diantara mereka siapa yang menang berkarate,  nanti yang menang--mereka di hukum sama abahku hehehe

Cuma--budaya didik militer dari abahku ini--hanya diterapin sama kakak-kakakku saja. Soalnya kalau sama aku--abahku jarang marah dan yang ada malah sering jadi pahlawan belain aku--kalau kakak preman romantisku itu lagi rese sama aku,  hehehe

Buktinya--kalau aku telat pulang karena suka sedekah malam hari--abahku yang selalu setia nungguin aku pulang

Atau kalau aku bodoh matematika --beliau yang suka menyemangati--katanya seorang yang sukses itu gak harus pintar matematika,  hehe

Bahkan kalau aku suka berpenampilan beda dari orang lain--beliau hanya tertawa saja dan bilang kalau aku itu anak yang kreatif

Jadi meski aku sering di bully sama kakak-kakak romantisku--aku tetap merasa bahagia dan cuek bebek karena dirumah selalu ada bahasa abah-ku yang indah dan menyemangati

Bab 6 Happy Ending Untuk Hati Yang Baik

Dan happy endingnya --aku sekarang disayang sama mereka, dan di beri hadiah-hadiah mewah yang gak pernah aku pikir--mereka akan memberikannya seperti motor gratis,  umroh 2 kali secara gratis,  di kasih komputer,  dikasih Hadiah Televisi Besar dan Ranjang Kasur Spring bed yang besar sampai dikasih banyak buku-buku yang aku suka

Berarti khan,  selama ini--apa yang aku lakukan itu benar dan apa yang pernah mereka lakuin sama aku dulu itu hanya beda komunikasi saja

Karena budaya mereka,  sewaktu kecil--beda dengan budayaku sewaktu kecil yang gak pernah di didik keras oleh abahku

Bab 7 Aku Bisa Menjadi Abahku,  Untuk Kamu! 

Nah--ini juga berlaku sama kamu--kalau kamu mengalami hinaan dan hujatan orang lain,  kalau semisalnya gak ada yang memberimu motivasi

Ingat aja sama aku--

Aku bakalan jadi abahku buat kamu--yang selalu memberi semangat serta selalu percaya 100 persen dengan apa yang kamu lakuin sekarang! 


Jadi jangan berkecil hati--kalau di hujat netizen--itu hanya karena mereka kurang mampu berkomunikasi dengan baik dan jarang baca buku motivasi dan kamus bahasa Indonesia, hehehe

Untuk kali ini,  kita saja yang mengalah dan dengarkan bahasa mereka

TAPI

Suatu hari nanti--Kita HUTANGIN bahasa mereka dengan kesuksesan yang bisa kamu raih dari jalan menuju mimpimu yang kamu pilih ini 🍒

Tenggarong, 17 Januari 2021

Sahabat Sehidup Sesurgamu

Rohana Permata Sari

Keterangan Photo:

Bagi orang lain--ini photo gak cocok banget di tampilkan di media sosial karena gak Instagramable banget--soalnya wajahku gak senyum,  karena kepanasan dan pemandangan di belakang badanku aneh--karena terlihat menggembung

Itu karena tas umrohku--yang suka aku taruh seperti itu selain aku nyaman--itu juga bagus untuk keamanan tasku

Tapi bagiku--ini photo bagus banget karena ini bisa menjadi motivasi untuk merencanakan bisa umroh sekali seumur hidup didalam hidup kita

Soalnya--kita setengah mati bekerja untuk pendidikan--tapi kita setengah hati bekerja untuk bisa umroh

Padahal--umroh itu bisa bikin menaikkan rejekimu dan disana banyak tempat-tempat ajaib yang bisa bikin doamu cepat terkabul 

Nah--ini berarti Hujatan tentang photo ini--sama sekali gak ada artinya,  soalnya aku selalu menghargai setiap moment meski photo yang kita dapatkan itu,  photo yang kurang bagus--kata orang lain

Karena aku ingat,  kata sahabatku-- Muthia Sari--jangan pernah menghapus photo jelekmu--karena suatu hari,  moodmu yang bilang ini jelek,  bisa bilang ini photo yang paling bagus karena unik dan limited edition 

Yup,  bener juga sih,  hehehe

Comments