Surga Itu Ada, Sesuai Persepsi Kita

 

Melihat Kucing tidur itu bahagia banget!

 

 

Kalau liat rumah orang yang suka memelihara Kucing itu bersih dan wangi--kita bakalan kagum dan suka--karena alasan utama--manusia malas berteman dengan Kucing itu adalah karena kotorannya.

Itu bukan survey asal-asalanku saja. Karena di blog Kucingku dari tahun 2012, postingan paling populer dan paling banyak komentarnya itu adalah bagaimana melatih kucing membuang kotoran.

Dan kebanyakan manusia yang aku temui--selalu mengeluhkan kotoran Kucing dimanapun ia berada.

Padahal, dibanding mengeluh. Cobalah--dibersihkan saja. Karena kalau mengeluh doang--gak bakalan bersih dan wangi. Kecuali kalau tidak mampu membersihkannya. Jadi minta tolonglah sama orang yang respek dengan kotoran kucing, bukannya malah menghardiknya karena memelihara Kucing.

Seperti kata Emak Kucing, salah satu Selegram Pencinta Kucing yang suka aku baca tulisannya--bahwa apa pun yang ditunjukkan oleh para Pencinta Kucing soal kebersihan rumahnya dalam memelihara kucing di segala media sosialnya--itu karena dia mau memberi tahu--memelihara kucing itu bisa bersih juga.

Meskipun kita tahu, memelihara kucing itu repotnya gak bisa dihitung seperti bilangan tak terhingga.

Bangun pagi--kita akan selalu di temani dengan bau kotorannya, harus sabar dengan omelannya karena lapar, Membersihkan sisa makanannya dikandang, mengganti air minum dan makanannya. Atau harus selalu membersihkan litter box-nya tiap pagi dan sore.

Kalau dihitung pake Matematika--repotnya gak bisa deal, panjang tak terkira.

Tapi kalau sudah Passion, dan pengen memberikan motivasi kepada orang lain--agar selalu mencintai kucing seperti keluarga sendiri--hal yang merepotkan itu seperti tak terasa lagi.

Seperti penampungan Kucing di Amerika--yang bernama :
The Cat House on the Kings, Mempunyai Peraturan Penting untuk tamu yang ingin berkunjung, harus ada Temu janji dan Tamu boleh melihat kucing hanya pada pukul 2 siang sampai 4 sore--

Kalau menurutku--itu logis. Karena itu jadwal kucing tidur siang, sebelum makan sore. Dan yang pasti--kotoran kucing nya sudah bersih, sehingga respek tamu menjadi bagus dan percaya akan Owner Penampungan Kucing tersebut.

Kalau sudah percaya, loyalitas kepada Kucing maupun Penampungan Kucing menjadi bagus.

Atau seperti Kitten Lady--yang selalu memberikan motivasi Untuk memelihara anak kucing dimanapun kita berada, memang terlihat mudah --tapi kalau kita cermati--sangat sulit membesarkan anak kucing dari 0 bulan sampai dewasa, tapi dia gak pernah menyerah--menyampaikan konsep-konsepnya tentang bagaimana ketelatenannya memelihara anak kucing.

Padahal kita tidak pernah tahu, bagaimana kesulitannya memelihara anak kucing, membagi waktunya dengan keluarga atau bagaimana ia susahnya mengedukasi orang lain untuk mencintai anak kucing.

Jadi, kalau liat orang lain sukses--jangan mengira--mereka mendapatkan itu dengan mudah--karena kesuksesan yang mereka dapatkan itu--mereka lakukan dengan berjuang sekeras tenaga, berdiri setegar karang dan sekuat pohon.

Berikanlah kata-kata manis atau sekedar doa disetiap perjuangan mereka, karena bisa saja--doa isengmu terhadap mereka--yang bikin penduduk langit mencintaimu.

Karena ilmu memelihara kucing itu bukan ilmu yang mudah, karena hanya sebagian manusia saja yang paham dan mau mengakui kalau mereka memang tak mampu memelihara kucing, tapi dengan mudahnya merendahkan passion orang lain.

Kita tidak pernah tahu, bisa saja--dari kita berbuat baik dengan Kucing--bikin kita disayang Allah dan bikin Allah Ridho memberikan surgaNya untuk kita.

Jadi, apapun yang terlihat indah ketika memelihara kucing--selalu ingat--bahwa segala hal itu selalu ada susahnya, kalau memang terlihat indah--berarti Sang Owner Kucing yang memberi peraturan penting untuk tamu berkunjung, karena gak semua orang respek dengan bau kotoran Kucing, apalagi kalau terbiasa hidup di lingkungan yang wangi.

Tinggal bagaimana kita saja, mau memahaminya atau malah pengen jadi haters-nya Kucing--padahal kucing gak punya akal--dia cuma punya insting.

Dan biasanya. Insting Kucing itu kuat, dia hanya mau mendekati orang-orang yang ramah kepadanya.

Beda dengan kita, kadang dengan orang ramah pun masih sempat buat nge-julid-in dan mikir--ni orang kenapa, ramah sama gue, hehehe

Itu hebatnya kucing, yang gak bisa ditiru oleh kebanyakan manusia 🍀

Menyambung--dari tulisan sebelumnya--semuanya ada pilihan, dan pilihan apapun yang pengen ditunjukkan kepada dunia, usahain bisa bikin kamu bahagia, karena kalau kamu bahagia, kamu bisa dengan mudah membahagiakan orang lain.

Jangan sampai kebalik ya!, pengen bahagiain orang lain--tapi kamu-nya malah sedih terus, jangan gitu!

Ingat kata Pramugari di Pesawat--Selamatkan Diri Anda Dulu Baru Selamatkan Orang Lain Di Dekat Anda.

Itu teori gampang, tapi sulit dipraktekan.

Jadi, bagi yang bisa mempraktekkannya, selamat ya!, bahagia itu indah khan? Jadi jangan lupakan untuk bahagia, dimanapun kita berada.

Karena kalau bahagia, Nikmat Allah akan selalu bertambah dari segala penjuru.

Keterangan Photo :
Gambar Kucingku Si Aai--lagi bobo sama anak-anaknya, pemandangan seperti ini seperti Surga bagiku melebihi ketika dapat Sertifikat menjadi Lulusan Terbaik Pertama di Kuliah S1-ku dulu.

Sertifikat itu hanya secarik kertas, beda dengan mereka, bikin mereka tidur nyenyak dan gak ngomel karena Lapar--itu sudah bikin aku lega melihatnya, mirip ketika kita merasa Keluarga kita baik-baik saja.

Karena menemukan Surga-mu, gak harus menunggu kamu mati dulu 🍀

Tenggarong, 17 November 2020

Sahabat Sehidup Sesurgamu

Rohana Permata Sari

Comments