Jangan Pernah Menghina Masa Depan Orang Lain



Kemarin dulu, ketika aku makan es krim--entah mengapa--si penjual Es krimnya--memberikan es krim ku tersebut dengan cara melemparkannya.
meski begitu, aku tetap santai saja, dan membuka es krim itu dengan ceria, dan memakannya.
 
Kisah ini menginspirasiku dengan kisah salah satu temanku di bangku kuliahku dulu, ketika ia bertemu dengan dosen pembimbingnya, ia membawakan makanan dan skripsi-nya, namun dosen tersebut bukannya menerima dengan senang hati, malah melemparkannya ke bawah tanah, karena saking tak sukanya dengan temanku tadi.
 
aku ingat, cerita ini dia ceritakan kepadaku, dengan hati yang sedih--padahal dia bilang dia itu sedang sakit--yang mirip dengan Alzheimer-- suka terlupakan cerita beberapa jam yang lalu, dan dia memberi tahukan bahwa ia setiap hari minum obat dari Dokter
 
Aku kira--ia bercanda--karena setahuku--selama kuliah--dia ini gak terlalu aktif bertanya, nilai kuliahnya pun banyak yang anjlok dan suka ribut di kelas.
ternyata, itu benar--soalnya dia menunjukkan obat-obatan yang banyak di hadapanku, waktu itu--aku ingat--aku hanya memberi saran--bahwa menghadapi dosen Killer itu memang harus lebih bersabar, mungkin belum jodoh dengan dosen itu, dan aku memintanya untuk bertukar pikiran dengan Ketua Program Studi kami waktu itu, untuk meminta pergantian dosen pembimbingnya agar kuliahnya cepat selesai.
 
Ternyata, setelah lama tidak pernah bertemu--aku baru tahu--dia kini menjadi Polisi, dan Menjadi Pimpinan Di bidang Narkoba, Masya Allah.
 
Kita gak pernah menyangka, kisah hidup orang lain yang terlihat buruk di mata kita--tidak pernah berakhir dengan indah, contohnya temanku tadi--seseorang yang malas kuliah--namun hasilnya malah menjadi seorang Pimpinan Polisi di Bidang Narkoba.
 
Jadi kita gak boleh menghina masa depan orang lain, karena kita tidak tahu--boleh saja sekarang Allah menghinakan derajatnya di mata Manusia, namun di masa depan--Allah naikkan derajatnya sebagai Penghuni Surga Firdaus.
 
Masih banyak contoh-contoh lainnya, seperti Bapak Pujangga Sajak terindah, Seorang Supardi Djoko Damono--ini adalah pejuang Sastra meski waktu itu ia kesulitan belajar untuk naik kelas--namun selalu optimis didalam menelurkan tulisan-tulisan sastranya.
 
Kemudian, Seperti Mantan Menteri Agama kita, Bapak Alwi Shihab, yang pernah di hina oleh karyawan Kementerian Agama ketika beliau ingin meminta beasiswa S3 nya di luar negeri yang diceritakan Penulis Buku Note Of Qatar--ternyata ketika beliau lulus S3 dan di panggil Presiden untuk menjadi Menteri Agama--dan Pemimpin Nomor Satu di Kementerian Agama , sang Penghina beliau tersebut meminta maaf atas kesalahannya pernah menghina beliau.
 
Atau sebuah kisah fenomenal seorang JK Rowling , penulis Buku Harry Potter--awal tulisannya ini di tolak puluhan penerbit di Inggris, namun itu tidak menjadi alasannya untuk menyerah--ketika ada penerbit lainnya yang suka--tidak disangka kisah Halusinasi atau imajinasi yang berlebihan itu menjadi suatu cerita yang diterima jutaan orang di muka bumi ini.
 
jadi jangan pernah menghina masa depan orang lain, karena kita tidak pernah tahu bagaimana perjalanan hidupnya, karena bisa saja yang menurut kita tidak mungkin untuk hidupnya, menjadi mungkin--kalau Semesta Mengabulkannya.
Jangan lupa, untuk selalu memberi semangat orang lain ya!
 
Salam Manis dari aku
 
Tenggarong, 23 November 2020
 
Sahabat Sehidup Sesurgamu
 
Keterangan gambar : Lihatlah keindahan bunga yang di beri untukmu, bukan mencari siapa yang memberikannya. Nikmati saja--karena kadang kala--ada manusia yang tak ingin di lihat akan kebaikan hatinya, jadi jangan lupa hargai mereka disetiap privasi hidupnya.

Comments