Selamat Datang Di Duniaku

 



Kata orang-orang,  aku ini gak punya teman


Kesepian,  dan Mudah sedih


Emh. 


Memang orang lain itu,  gak pernah merasa kesepian dan mudah sedih? 


Jiah. 


Semua orang kali,  bisa kesepian dan mudah sedih. 


Itu mah fitrah. 


Mereka saja,  yang berburuk sangka. 


Padahal,  wajah cemberutku,  wajah diamku

Adalah wajah berpikirku


Bukankah,  kita di dunia ini di ciptakan Allah untuk berpikir tentang kebenaran


Jadi keingat bukunya Harun Yahya tentang bagaimana seorang muslim berpikir. 


Bagus buku itu,  kalo gak dapat yang hardcopy. Jangan lupa ebook di google kayanya banyak,  layak buat di baca,  


 

Walah. Malah curcol soal buku ya,  hehehe. 


Iya,  buku emang ngangenin dan bikin kita bisa keliling semesta 😊


�oia. Balik ke topik. 


Padahal,  teman-temanku banyak,  sama sekali gak pernah merasa sepi. 


Ada banyak hewan dan  tumbuhan yang selalu ada dikanan kiri pandanganku. 


Aku mohon maaf, 


Kalau mereka berpikir aku kesepian dan mudah sedih. 


Padahal aku hanya seorang pemerhati hewan dan tumbuhan,  


Sama sekali gak pengen Bikin mereka khawatir. 

🙈😁


Memang kalau Jiwa Peneliti itu,  Musti melakukan berbagai eksperimen,  agar mudah mengobservasi,  lalu di sederhanakan data. Pake analisis Data Kualitatif.  Pake Data holistik. 


Jadi deh,  sebuah Ilmu pengetahuan baru di hidupku 😊,  kalo ada rejeki umur,  insya Allah aku tuliskan di blog-blog sederhana ku tentang pengalaman indahku bercengkrama dengan hewan dan tumbuhan👍🌷🍉


Aku juga mohon maaf,  kalau mereka khawatir tentang kisah akhir hidupku,  hehehe. 


Tak perlu memberi ku banyak hal,  cuma pengen doa aja dari kalian,  biar terus jadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain,  karena surga itu khan gak mudah ya? 


Jadi harus diperjuangin 😊


Doain aku terus bisa menjadi pemerhati hewan dan tumbuhan yang diberikan ilmu sama Allah,  agar nantinya bisa di bagikan untuk orang-orang yang membutuhkannya. 


Karena memperhatikan perumpamaan -perumpamaan Makhluk Allah yang diciptakanNya,  bikin kita nambah ilmu lagi loh..  


Seperti akhir-akhir ini aku memperhatikan kucing-kucingku,  mereka itu termasuk hewan cerdas. 


Ketika dikeluarkan di luar rumah,  mereka tidak sembarangan memakan dedaunan di halaman,  mereka pasti mencium-nya terlebih dahulu,  dan itu kalau aku perhatikan waktunya beberapa detik, 


Yang mereka suka itu daun rumput ilalang dan daun serai. Masya Allah tabarakallah,  itu dua tanaman keren banget loh. 


Akar Ilalang bisa mengobati saluran kencing kalau di minum rutin,  daun serai direbus rutin bisa mengobati autoimun sampai sembuh. 


Keren khan ya!  


Belum lagi soal tanaman,  banyak hal yang aku temukan ilmu baru,  seperti menanam jahe,  jahe gak bisa banget lembab. 


Aku belajar dari kegagalan banyaknya jaheku busuk,  ketika aku tanam,  karena aku suka menyiramnya. Hehehe


Sengaja gak ngintip google,  biar berasa kerennya. Kaya petani sungguhan gitu 😁🙈 khan simple ya,  kalau inflasi di harga pasar--gak usah ribet--tinggal nyabut di halaman rumah aja buat bikin jamu daya tahan tubuh keluargaku.  beres dah. 


Akhirnya aku menemukan fakta, 


Jahe ditanam tunggu anak daunnya muncul, baru ditanam,  kemudian--jangan diberi air banyak- banyak,  biar gak busuk. 👍


Mungkin buat orang lain,  ilmu ginian mudah aja,  


Tapi bagi aku,  penting banget.  Karena aku menghargai kegagalan jahe busukku dulu,  jadi aku pastikan--percobaan kedua--harus 100 persen akurat tepat sasaran 😁


😂


Aku kalo keingat bahasa akurat tepat sasaran itu jadi keingat Matematika. 


Duh. Kenapa sih harus tepat sasaran,  bukankah dengan kegagalan,  jadi kita belajar untuk akurat? 


Ah,  jalan menuju tujuan memang berbeda-beda,  tapi khan sama aja 😄


Ya begitulah saya. dari dulu kalau jadi peneliti hewan dan tumbuhan harus memang 100 persen keakuratannya 👍


Karena hewan dan tumbuhan itu mah gak pernah neko-neko. 


Kalau hewan nangis,  berarti ada yang salah--makannya kah yang habis,  suasanannya kah yang tidak ada sirkulasi udara yang bagus atau lagi merasa terancam sama hewan baru. 


Atau kalau tumbuhan layu,  apa ada salah dengan penempatan lokasinya karena kena langsung sinar matahari,  atau tanahnya yang kering tidak gembur. 


Ini loh yang dinamakan. Semakin kita benci,  semakin kita cintai. 


Dari dulu,  benci banget sama matematika,  karena ribet--harus ini dan itu,  ternyata ada maksud di belakangnya. 


Hadeh,  saya anak IPS,  curcol,  malah ketemu terus dengan teknik matematika. 


100 persen akurat 😊🙈😂


Alhamdulillah,  meski gak di bangku sekolah--nilai matematikaku 10, setidaknya di alam Bebas bisa dapat 10 👍


Aamiin ya Rabb


Btw,  nilai 10 itu aku kasih buat diriku sendiri,  karena bisa melakukan apa yang dulu aku gak bisa lakuin. Yaitu tepat sasaran dalam keakuratan matematika 😁


Jadi,  ini curcol apaan sih? 


Hadeh. 


Udah lah,  cukup sekian dan terima kasih 🙈😂


Tulisan ini untuk mereka yang menyangka aku itu manusia kesepian dan mudah sedih. 


Padahal,  aku bahagia dengan caraku yang mereka tak tahu🙈😂


Selamat datang di duniaku,  dunia peneliti,  dan i love it😊


Salam Kenal ya! 


Tenggarong, Jumat 8 Mei 2020


Sahabat Sehidup Sesurga


Rohana Permata Sari

Comments