Cara Allah Mencintai kita



Beberapa hari ini aku memperhatikan, perumpamaan kasih sayang Allah kepada sesama hambaNya, yang satu sama lain sering berselisih paham, namun Allah tahu, mereka mempunyai niat yang baik, namun memiliki sudut pandang yang berbeda.

Akhirnya Allah, membuat kondisi dimana mereka bisa nyaman sesuai dengan yang mereka inginkan.

Seperti dirumah, aku memiliki 26 kucing, 22 kucing baru yang aku adopsi dari rumah keluargaku dan 8 kucing yang memang dalam aku pelihara.

Diantara 26 kucing itu, ada 5 kucing garong laki-laki, yang gak bisa di satukan, kalau disatukan, pasti akan berkelahi dan marah besar.

Akhirnya, aku buat 3 kamar buat mereka, 1 kamar isi 7 kucing, 1 kamar isi 22 kucing dan 1 kamar isi 1 kucing

Masing-masing kamar memiliki kucing berjenis jahat dan galak (baca: garong), khusus yang 1 kamar itu kucing yang super galak, sama siapapun di ajak berkelahi.

Jadi agar mereka tidak stress, aku keluarkan gantian, minimal 15 menit mereka keluar kamar, nanti kamar yang lain lagi yang dikeluarkan sambil aku bersihkan kamarnya.

Akhirnya mereka bisa hidup damai, dan bahagia.

Dari situ, aku melihat perumpamaan ini seperti kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya.

Misalnya, kita lagi benci banget sama seseorang, dia juga gitu sama kita, tapi berdua orang ini punya niat yang baik dan tulus.

Dengan caranya masing-masing, meski akhirnya terjadi konflik dan perselisihan, sehingga keduanya menjaga jarak dan menghindari komunikasi.

Jadi agar mereka tetap bahagia, kita berjalan ke arah yang tak ada orang yang kita benci, agar hidup kita nyaman, begitu juga sebaliknya, dia pun melakukan hal yang sama.

Namun itulah tanda cinta Allah kepada kita dan orang yang kita benci, ia tidak membiarkan kita saling bertemu untuk melampiaskan rasa marah, namun memberikan ruang kehidupan agar kita bisa menjadi nyaman dalam menemukan hikmah dari apa yang ia sudah tetapkan.

Karena cinta Allah itu, melebihi cinta ibu kandung kita sendiri.

Jadi Allah itu tahu banget, kebutuhan dan kenyamanan hidup kita.

Meski kita anggap, orang yang kita benci itu orang yang jahat, namun Allah tak pernah melihat dia sebagai orang jahat, karena Allah tak akan pernah bosan, menunggu hambaNya untuk bertobat.

Gambar ini adalah gambar mochi beberapa bulan yang lalu tahun 2019, saat anak pertamanya lahir, kini anak pertamanya sudah jalan 6 bulanan, dan dia juga sudah melahirkan anak keduanya lagi.

Di masukkan ke kandang, agar anak-anaknya bisa mendapatkan asupan nutrisi dengan baik dari susu induknya.

Dulu, aku anti banget naruh kucing di Kandang, ternyata kandang ini fungsinya bagus banget buat keamanan nutrisi kucing dan kesehatannya.

Mungkin Mochi dan anak-anaknya marah dikandang, namun karena dia tidak mengerti manfaat kandang, dia masih saja tidak suka dikandang.

Namun, karena sudah terbiasa dan kita sudah bikin kenyamanan didalam kandangnya, ia menjadi lebih bahagia

Itulah perumpamaan-perumpamaan bagaimana kasih sayang Allah kepada kita, melebihi cintanya ibu kandung kita sendiri.

Jadi percayalah, dia telah merencanakan hidup kita sedetail mungkin, tak ada yang kurang dan bahkan ia memberikan banyak hal terbaik dalam hidup kita, hingga kita semakin mencintaiNya karena kasih sayang Allah tak terhingga.

Comments