Tips Agar Tidak Menjadi Pelakor



Sebagai perempuan, gak Ada yang pengen di duakan kecuali perempuan yang ridho di poligami.

Itupun perempuan yang tangguh, dan hatinya mampu merelakan berbagi suaminya.

Kalau aku--adalah tipe perempuan yang gak suka dan anti di poligami. Karena masing-masing orang memiliki persepsinya terhadap poligami.

Dan pembahasan poligami--kayanya sudah ada ahlinya. Dan bukan keahlianku untuk membahas poligami.

Serta biasanya aku akan berhenti menyukai seseorang--ketika orang tersebut telah menikah.

Karena aku menjaga perasaan perempuan. Aku paham gimana hati seorang perempuan.

Jadi alasan paling jahat di dunia--kalau Ada perempuan yang bangga bisa mendapatkan suami orang lain. Bahkan merasa berharga bisa merebut suami orang lain.

Kaya gak ada laki-laki aja di dunia ini--pake acara merebut suami orang lain.

Itu gejala psikis yang musti di obati--Karena yang namanya cinta. Itu bisa dibikin dan di hilangkan.

Jangan menjadi perempuan yang zalim. Karena sesungguhnya, kebanyakan penghuni neraka itu perempuan. Jadi usahakan jaga diri untuk tidak zalim kepada orang lain.


Ini ada tips agar tidak menjadi pelakor :

1. Jangan pernah akrab dengan suami orang Lain

Kalau laki-laki yang ternyata mendekatimu itu mempunyai status menikah.  Segera angkat kaki. Dan jangan pernah akrab dengan suami orang lain apapun alasannya. Karena perselingkuhan diawali dengan respon positif dari wanita. Jadi kalo ada laki-laki yang mendekati kita berstatus milik orang lain--cuekin aja dan gak perlu ditanggapi.

Karena sebaik-baiknya perempuan adalah perempuan yang tidak merusak rumah tangga orang lain.

Sehebat Apapun laki-laki tersebut pasang muka sedih, atau curhat nestapa tentang rumah tangganya--langsung cut saja.

Karena urusanmu bukan meladeni laki-laki cengeng. Cari pendamping hidup itu laki-laki yang wise, gak gampang ngeluh, kalau bisa dia yang banyak ngasih nasehat Dan yang mengarahkan bukan minta diarahkan.

Karena laki-laki itu pemimpin untuk perempuan. Memberi nafkah. Bukan diberi nafkah.


2. Jagalah yang bisa dijaga
Selama kamu bisa kendalikan dirimu--perselingkuhan tak akan pernah terjadi. Gak ada namanya jodoh kedua--kalau mamang gak cocok sama pasangan, urus cerai baik-baik. Bukannya menjadi duri dari kehidupan orang lain dengan mempermainkan perempuan.

Jagalah pandangan--Karena dari mata bisa memunculkan hasrat ingin memiliki yang bukan hak kita

Jaga lisan --bicara seperlunya. Jangan memancing bahasa yang bisa bikin orang lain menganggap kamu butuh perhatiannya.

Jaga hati--berbuat baik itu boleh-boleh saja. Tapi jangan terlalu dekat. Misalnya : memberi perhatian dengan nge-like photo wajah wanita lain, membalas pesan WA di group alumni dengan bahasa memancing dengan perempuan lain atau membantu intensif kebutuhan perempuan lain atau laki-laki yang sudah beristri.

Jaga pergaulan--bergaul dengan suami orang--kalau bisa dihindari, meski urgent sekalipun. Berteman seadanya. Apalagi kalau ternyata suami orang tersebut adalah bekas orang yang pernah kita sukai di masa lalu atau orang yang pernah menyukai kita di masa lalu.

3. Masa lalu itu sudah berakhir. Utamakan masa sekarang. Dan pikirkan keutamaan di masa depan.

Harus dipikirkan sedetail mungkin---untuk hanya bersilahturahmi dengan masa lalu yang kita tahu ada pernah menaruh rasa suka, baik kita yang menyukai atau mereka yang menyukai kita.

Karena satu kata yang kita beri bisa merusak kehidupan orang lain.

Dan pikirkan selalu bahwa alasan utama apa yang ada di masa depan itu yang terpenting.

Misalnya: buat apa untuk menjalin hubungan dengan suami orang lain. Ending akhirnya yang harus dipikirkan. Bukan tentang halnya silahturahmi saja

Ada kata orang bijak, menyebutkan bahwa dalam meramalkan masa depan, adalah Dengan menciptakannya.

Nah. Kalau kamu mau menjadi masa depan sebagai perempuan yang baik. Ciptakan masa depanmu dengan tidak menanggapi prilaku suami orang lain yang melenceng norma kebaikan.

Itulah 3 Tips sederhana untuk tidak menjadi pelakor. Tips ini juga berlaku untuk laki-laki yang hobinya tidak bangga dengan merebut istri orang lain.

Semoga kita terhindar dari perbuatan yang menjatuhkan kita kepada kezaliman. Karena orang-orang zalim tidak akan pernah mendapat petunjuk dari Allah.



Comments