Bully lebih menarik dibanding Motivasi

Pilih yang manis 👌


Wah udah bulan februari aja ya.
Bulan ini. Banyak yang ulang tahun.
Semoga yang ulang tahun bulan ini selalu disayang Allah dan semoga selalu bahagia serta tercapai cita-citanya. Aamiin ya Rabb.

Malam ini, lagi kepengen curcol di blog
. Karena akhir-akhir ini, kembali ke aktivitas megang handphone, karena alasan dan lain halnya. Yang gak bisa aku jelasin disini. Hehehe.

Aku mulai suka youtube. Dan akhir-akhir ini aku suka merhatiin para youtuber yang fokus pada komentar bully dibanding komentar motivasi untuk mereka.

Seperti judul blogku yang agak kontra. Dengan tema-tema isi blogku yang always positif dan ngasih motivasi pencerahan bagi yang suka baca tulisan-tulisan di blog ini.

Karena aku ngerasa. Mereka (para youtuber) atau bisa ku bilang sebagai tolak ukur moment yang viral dan suka di bicarain.

Dan aku ngerasa. Dan lagi-lagi soal rasa. Karena hanya itu yang bisa bikin aku suka menulis. Hehe. Think about taste.

Mereka selalu merasa hal negatif dari komentar haters adalah hal yang menarik untuk di bahas.

But. Menurutku.

Gak penting sih.

Hehehehe.

Karena semakin kita merasa harus menjelaskan dengan kata-kata bully dari orang diluar sana yang gak kenal kita seperti apa. Menurut ku gak perlu dibahas dan gak perlu di klasifikasi.

Karena cinta itu datang dari hati yang tulus bukan dari bahasa yang menjatuhkan mental yang negatif untuk diri kita

Contohnya. Kaya aku.

Dari dulu, bully itu aku anggap sebagai nothing. Karena gak penting.

Setiap kita merasa jatuh, sendirian atau merasa patah semangat. Kata-kata bully gak akan bisa bikin kita bangkit lagi.

So why, kita harus pentingkan bahasa bully yang ada menjadi sesuatu bahan pembicaraan yang menarik untuk di bahas di kehidupan kita

Aku termasuk orang yang positif dalam apapun, karena aku merasa segala yang terjadi dalam hidupku adalah proses yang sudah Allah rencanakan matang. Dan itu harus aku yakini bahwa  ketidak sukaan orang lain atas pilihan hidupku adalah sesuatu yang gak bisa aku hindari

Karena aku gak akan bisa bikin orang gak suka dengan kehidupanku. Cape kayanya. Ngebahas dan mengklarifikasi bahan bully-an yang gak penting.

Karena aku suka mengkondisikan aku dalam keadaan baik, bahagia maupun mensyukuri apa yang telah aku jalani selama ini

Dan menurut ku, itu yang aku suka. Dan its not rule and i Think this is my life.

So, apa yang membuatmu berpikir bahwa bully itu lebih menarik dibanding sebuah komentar positif yang memotivasi.

Aku suka pura-pura lupa dengan orang yang aktif dengan sengaja membuat aku kesal dengan sendirinya akibat bahasa yang diluar dugaanku, mereka membully.

Karena aku lebih suka mengingat. Bahasa positif yang selalu tergiang-ngiang di otakku.

Misalnya keoptimisan orang tuaku tentang segala hal yang aku lakukan akan berhasil atau tentang bangga-nya orang tuaku mengetahui aku mencintai diriku.

Itu udah cukup. Menjadikan aku. Orang yang gak gitu ngambil bully sebagai hal yang menarik.

Karena bully amat sangat tidak menarik.

Okay, boleh sebagai cermin introspeksi diri. Tapi tidak untuk dibahas lagi dan lagi.

Karena kamu itu luar biasa. Kamu itu istimewa.

Ya gak mungkin dong, kamu gak istimewa. Tuhan percaya kamu lahir di dunia ini untuk menjadi menceria-kan semesta.

Itu amat luar biasa. Jadi gak ada alasan. Kamu ngambil kata-kata bully dari mereka yang gak kenal kamu itu siapa.

Karena kamu berarti.

Aku yakin itu.

Jadi kalau kamu masih saja membahas tentang bully. Oh NO. anggap saja itu masa lalu.

Di masa sekarang dan di masa depan.
Banyakin ingat-ingat bahasa positif siapa saja yang pernah hadir dalam hidupmu

That fun.

Menyenangkan. Mengetahui bahwa kita adalah bagian dari doa-doa mereka dan semangat senyum mereka.

Yang menarik. Pasti sesuatu yang manis. Seperti gulali.

Begitu juga segala hal yang membuat kamu menjadi bersemangat dan termotivasi. That is sweet.


Comments