Vita, Si Senyum Bidadari

Sang Bidadari, Penyemangat hatiku




Hai,
selamat siang teman-teman yang baik hati,
hari ini aku pengen cerita kisah yang menyenangkan jiwaku, 

Kisah tentang seorang wanita, yang senyumnya bak Bidadari; kisah perempuan yang membuatku menyukai warna pink dan membuatku bersemangat dalam hidup.

Matanya below, senyumnya amat menawan. membuatku tertawan.

padahal dia adalah wanita yang menjadi seorang istri -- orang yang kusukai dari SMA, kira-kira 7 tahun memendam rasa dan gak berani mengutarakan perasaan ke dia.

karena yang kutahu, tipe wanita temanku itu adalah langsing dan manis. sedangkan aku pada saat itu sangat gemuk dan tak ada manis-manisnya, hahaha

Jadi aku hanya mampu menjadi secret admire-nya saja. Setiap mereka ngobrol lewat media sosial seperti twitter, suka senyum-senyum akunya--mereka berdua orang yang lucu.

aku rindu Vita, sang bidadari surga.

Vita Purnamasari, nama lengkapnya.

Aku suka melihat dia selfie, ada tahi lalatnya yang lucu di wajahnya, apalagi pas aku tanya tanteku yang satu puskesmas dengannya; dia itu orang yang baik banget dan ramah sama orang lain.

Karena Kesukaanmu Selfie, Bikinku mencintai diriku sendiri


Beruntung banget khan, teman yang pernah aku sukai. Dia mendapatkan gadis yang luar biasa.

Tapi gak lama, aku kaget saat diberi tahu; dia meninggal ketika melahirkan. aku tersedak. hatiku amat hancur. air mataku menangis deras.

esoknya aku ingin melayat ke rumahnya di Balikpapan, tapi ternyata rombongannya duluan dan aku tertinggal.

aku hanya bisa berjalan selalu mengelilingi rumahnya dan mendoakan surga firdaus untuknya.

Kaya dulu, waktu pergantian tahun 2018; aku ada liat di masjid Al Ma'ruf, cantik banget. dia ngeliatin aku dengan tatapan manis, senyum itu gak akan pernah aku lupa. aku jalan ke kanan--kepalanya menuju kearah kananku; saat aku jalan kekiri--kepalanya menuju kekiriku.


Dia menatapku lekat.

Masya Allah , Vita Purnamasari; dirimu bikin ku rindu, Alfatihah.

apalagi tadi pas aku di parkiran Rumah Sakit Aji Muhammad  Parkesit , motorku tiba-tiba gak bisa di gas, ternyata bisa. terus karcisnya jatuh entah kemana--ENTAH--hilang dimana,

tak lama aku melihat seorang perempuan, cantik banget. sama anaknya pake jilbab lucu; dan berwarna pink. awalnya aku hanya membalas senyumnya, lalu dia pergi begitu saja.

aku terus mencari slip karcis keluar Rumah Sakit; apakah jatuh di bawah motor-motor.

mungkin terlihat sangat memperihatinkan; wajahku, haha

akhirnya si ibu dan anak yang berjilbab pink itu tiba-tiba ngomong gini " Mba, ini kayanya karcis mba" itu jauh banget dari tempat parkiranku. kok bisa ya?

pas aku liat juga karcisku itu karcis motor, padahal aku tadi masuk di blok karcis mobil.

Alhamdulillah, aku bisa keluar dengan karcis ajaib. Kok bisa ya.

Ini pasti kerjaannya VITA PURNAMASARI , aku yakin itu.
sang imut nan manis; mungil ceria; senyum semerbak, dan paling suka bikin orang ketawa meskipun ia sering bersedih


makasih ya sayang. Disana Insya Allah kamu mendapatkan Surga Firdaus nan indah.


walau jauh kau berlari, meninggalkan mimpi-mimpi, aku kan tetap disini, walau kau jauh (Lirik Najwa Latif-Jauh)



Kamu mencoba tersenyum, tapi aku tahu persis kamu

JANGAN BERSEDIH YA SAYANG SAUDARIKU 


MUNGKIN INI YANG TERBAIK, UNTUK KITA, WALAU TIDAK BERSAMA SENANTIASA  MENDOAKAN DIRIMU  BAHAGIA, MENGGAPAI SEGALA CINTA, KARENA MILIK KITA (NAJWA LATIF -jAUH )


Surga Terindah udah milikmu adinda , I love You So Much...