Tulis Sendiri Sejarahmu

Jika semua terasa sama,
 buat dirimu berbeda dari yang pernah ada


Aku sering dengar keluhan tentang betapa sulitnya hidup ini, ada mengenai keluhan tentang mimpi yang di curi orang terdekat atau impian yang tak bisa terjadi Karena tidak sesuai dengan kita harapkan

Curhat dari berbagai macam kondisi dari yang pernah aku temukan itu, bikin aku merasa harus membuat tulisan ini.

Karena kita gak boleh banget bilang hidup ini sulit karena hidup ini kita yang menentukan sendiri kemana inginnya

Dalam artian, sejarah hidupmu adalah bagaimana caramu menuliskan sejarah itu sendiri

Misalnya nih,  kamu udah bete banget sama suamimu yang suka mukulin kamu,  suka selingkuh, atau jarang menghormati keinginanmu bahkan membakar semua ijazah pendidikanmu serta melecehkan keluargamu.

Terus apa keputusanmu?  Diam saja dihadapkan nya dan mengeluh ke sana kemari di belakangnya.  Itu saja, yang kamu bisa?,  came on!

Sejarah itu, kamu sendiri yang membuatnya.

Apa sih susahnya ke pengadilan agama, meminta cerai secara baik-baik.  Tanpa harus membuka aib suamimu sendiri kepada orang lain.

Kalau masalah anak-anak, ada sudah rejekinya dikasih sama Allah.  Gak usah takut gak ada yang nafkah.  Selama kita berusaha, jalan lurus akan terbuka untuk kita

Jadi buat apa, menciptakan sejarah dengan mengorbankan hati, fisik dan mental.  Seperti nya tidak masuk akal.

Atau seperti  cerita salah seorang tamu di rumah kost ku,  dia belum bisa Bahagia selama ini.  Karena dia belum menikah dan belum merasakan puncak kebahagiaan yang menurut dia adalah disaat malam pertama.

Well, ya udah.  Aku kasih saran aja.  Lakukan aja yang kamu mau.  Agar kamu bisa bahagia dan tulis sendiri sejarah hidupmu yang ingin kamu idamkan selama ini.

Meskipun niatnya agak kurang benar dalam hal menikah, tapi lumrah saja jika itu dia lakukan agar dapat menjaga dirinya dari rasa sedih yang selalu membayanginya karena gak bisa bahagia tanpa merasakan pernikahan di malam pertama.

Semoga setelah dia menikah, tak ada lagi keluhan kesedihan maupun kesepian di hidupnya dan bisa bahagia.

Ada juga seseorang yang selalu berkata aku gak punya uang sama siapa aja, karena gaji belum diterima, dia merasa pengen banget punya uang.  Bagi dia, uang adalah kebahagiaannya.

Aku suka bilang gini , gak usah khawatir gak punya uang. Mayoritas penduduk surga itu dari kaum orang miskin.

Tapi dia tetap tidak bahagia dengan kata-kataku itu, dia tetap mau memiliki uang yang banyak agar membeli semua keinginannya.

Untuk kasus terakhir ini, aku gak mau ngasih nasihat lagi.  Karena dia kekeuh  untuk berlomba mencari harta karena baginya harta itu adalah kebahagiaan

Nemuin orang yang kaya gini,  bakalan susah dikasih nasihat.  Karena dia sudah pengen menuliskan sejarahnya sebagai penimbun harta.

Aku gak mau mencuri impian nya.

Meskipun impian nya sudah Rasulullah Sallahualaihiwassalam janjikan bahwa dia akan mendapatkan kebinasaan seperti kebinasaan umat sebelumnya ketika berlomba-lomba mencari perhiasan dunia berupa harta.

Bergembiralah dan beranganlah apa yang menggembirakan kalian. Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku takutkan atas kalian. Akan tetapi yang aku takutkan atas kalian adalah apabila dunia dibentangkan atas kalian seperti yang telah dibentangkan kepada orang-orang sebelum kalian. Lalu kalian berlomba-lomba mendapatkannya seperti yang mereka lakukan dan harta itu membinasakan seperti telah membinasakan mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 3158 dan Muslim no. 2961)

Jadi ketika kamu menuliskan sejarah hidupmu, pastikan sejarah itu tidak bertentangan dengan anjuran Allah dan Rasulullah Sallahualaihiwassalam 

Sejarah mu itu mudah untuk di tuliskan. 

Jangan bilang lagi hidup itu sulit. 

Karena hidup itu mudah jika kita membuatnya menjadi mudah

Hingga aku kadang heran, ada orang yang pernah bilang ke aku.  Dia itu gak bisa bahagia.  

Well. Gimana ya jelasin nya. 

Hehehe. 

Kalau diri sendiri udah gak yakin bisa bahagia dengan jalan yang kita pilih itu, apa dong yang harus kita lakukan? 

Pilihannya : Memilih jalan Yang lain yang penuh dengan pertualangan baru, mencoba bertahan hingga batas toleransi atau menyerah dengan segala harapan yang ada

Pilihan tersebut semua ada di tanganmu.  Kamu mau mencatat kan sejarah hidupmu seperti apa.  

Yang pasti, aku sama sekali, gak bisa mencuri mimpimu apalagi mencuri sejarah hidupmu 

Mau bahagia aja repot banget.  Hehehe

Mau nulis sejarah hidup aja, pake bilang sulit. 

Please deh. 

Anak kecil juga tahu.  Kalau lagi Bahagia suka kita lakuin berkali-kali.  Kalau lagi bete-maunya sih gak nyentuh sama sekali. 

Gimana?  Mudah kan bahagia itu. 

Ya udah, lakuin aja yang kamu suka lakuin berkali-kali. 

Tulis sejarah yang kamu inginkan. 

Misalnya kaya aku nih.  Sering suka bete liat orang yang habis makan, gak dibersihkan lagi.  Ya udah.  

Dari pada aku ngeluh di alam bawah sadar. Hehehe.  Ya aku lakuin.  Dengan bersihin piring nya serta buang sampah-sampahnya di tempat yang disediakan. 

Atau kaya aku.  Bete banget.  Ngeliat orang suka buang kucing tanpa ninggalin makanan.  Ya udah. 

Aku kalau ngeliat ada kucing yang di buang orang, aku pasti ngeshare makanan kucing ke kucing tersebut, meski aku belum bisa memeliharanya. Setidaknya aku sudah bisa ngasih makan dia setiap kali aku melihatnya. 

Mudah kan nulis sejarah hidup itu? 

Apa Yang kamu keluhkan selama ini.  Tuliskan lah. 


Misalnya : aku sebel sama pemerintah ini, jalanan rumahku bolong semua.
Ya udah.  Beli semen sendiri, tutup sendiri bolong-bolong di jalanannya

Aku bete di hina orang-orang gak bisa punya anak.
Ya udah, lempeng aja.  Kalo kamu emang gak bisa ngerawat anak manusia.  Coba aja ngerawat anak tanaman atau anak hewan.
Jadi pas di ejek lagi, kamu bisa bilang.  Nih aku sudah merawat banyak anak di dunia inii

Aku kesal di lecehkan karena belum menikah
Ya udah, santai aja kaya di pantai, slow aja kaya di pulau
Bilang gini aja, Manusia itu fitrahnya berpasangan--kalau belum ketemu di dunia--di akhirat pasti berjumpa

Aku benci tidak dihargai dalam bekerja
Ya udah, resign aja.  Cari tempat bekerja yang kondusif dan yang mau berkompromi pada keadaanmu yang apa adanya tersebut.

Kan gak asyik.  Bekerja dengan orang yang  tidak kita sukai,  bikin produktifitas kita menurun karena badmood yang gak seharusnya terjadit

Aku merasa sempit karena semua pihak menekanku, istri maunya gini.  Ibuku maunya gini.
Ya udah,  kompromi kan semuanya.  Musyawarah lah kepada keduanya.  Istri dan ibu sama-sama harus di muliakan.
Pakai akal logika dalam menyetujui semua pilihan.

Semua masalah pasti ada jalannya.

Tinggal kita aja, mampu memilih jalan mana yang dirasa bisa kita lalui.

Tulislah sejarahmu sendiri tanpa harus mengeluh sana sini

Karena menulis sejarah itu berguna untuk kebahagiaan mu sampai nanti

Jika semua sama, berbedalah.

Selamat menulis!