Skip to main content

PIKU

Surat Cinta Untuk Haris



Jadilah pacarku Chika?” ucap Haris dengan malu-malu, Haris berumur 15 tahun sedang menunduk sambil menyodorkan setangkai Mawar .

Chika hanya tersenyum manis, dan langsung berucap , “Maaf, aku gak suka sama kamu” ucap Chika pendek,

lalu berlalu begitu saja meninggalkan Haris yang masih tersenyum tipis.

Mengingat kejadian itu, Chika pasti hanya bisa gigit jari, karena saat masuk SMU, cowok yang ditolaknya waktu SMP itu kini menjadi cowok cakep, tinggi dan gak lebih pendek dari dirinya, apalagi kini Haris terkenal dikalangan teman-temannya.

“Chika, Haris itu cakep banget ya, apalagi saat dia masukin bola ke ring, duh naksir berat deh aku” kata Sopie saat menonton pertandingan Basket menyambut ulang tahun sekolahnya, SMU.
Chika hanya mengangguk pelan, Teh Pocinya hanya diaduk-aduknya, kini ia memperhatikan wajah Haris, yang saat itu sedang menyeka keringat, badannya kini tinggi, meski dahulu sewaktu SMP pendek, kini tubuhnya semampai, senyum khasnya itu mengingatkan Chika, ketika cowok itu menembak dia sewaktu SMP dahulu, dan dia ditolak, cowok itu masih bisa tersenyum. Kenapa dahulu dia menolaknya ya, apa karena dia belum tahu apa itu artinya cinta.

“eh, bukannya waktu SMP, kalian sekelas ya, salamin buat aku dong Chika” ucap Sopie lagi tiba-tiba, dan mengambil teh Poci milik Chika, yang sedari tadi di cuekinnya.
“ah.. kenapa gak kamu aja, sekarang aku gak begitu akrab” dengus Chika agak kesal, lalu dia beranjak pergi. Namun saat ia turun, sebuah bola Basket tidak sengaja memukul kepalanya, hingga akhirnya Chika pingsan. Semua orang lalu berlari menuju kearah Chika, terlihat sosok Haris berlari, tak lama ia sudah membopong chika ke ruang kesehatan. Kini Sopie tergangga, cowok cakep itu menggendong chika.
****
“emh, mmh…mmhh…” tak lama chika membuka matanya perlahan, Wajah Sopie sumringah, kepucatan di wajahnya berangsur hilang, saat ia tahu, sahabatnya sudah sadar dari pingsannya, hampir sore, ia nungguin chika yang belum sadar-sadar, padahal sekolah sudah pulangan dari tadi.
“Chi, kamu gak apa-apa?, syukurlah, aku takut kamu kenapa-napa, habis lama bener sadarnya”, kata Sopie membantu Chika bangun, duduk di tempat tidur ruang kesehatan.
“aku kenapa, Sopie?” chika memengang perban di kepalanya, tak lama dia meringgis kesakitan, “aduh, apa ini?” ucapnya lagi.
“tadi kamu pingsan kena bola basket chi, kamu tahu gak?, Haris tadi yang gendong kamu kesini, duh dia gentle man banget” Sopie berucap sambil berbinar-binar, Chika kaget, tak lama dia bersemu merah. Haris?—pikir hati Chika antara senang dan bingung.
***

“Apa ini?” Haris menonggakkan kepalanya ke atas, sosok cewek manis yang dulu ia sukai, sudah berada di depan garasi rumahnya, Minggu pagi itu Chika sengaja mengunjungi tetangganya, sambil membawa coklat sebagai ucapan terima kasih kepada tetangganya, sekaligus teman kecilnya itu.
“makasih ya Ris, kata Sopie kamu yang bawa aku ke ruang kesehatan”
Haris lalu tertawa.
“gak masalah lah Chika, kamu mah gak pernah berubah, selalu super duper lamban, sampai bola basket bisa mengenai kepalamu itu, padahal teman-teman banyak meneriaki kamu loh…” kata Haris sambil nyengir, seraya mengambil coklat yang di berikan Chika.
“enak aja, aku gak lamban tahu!, kemarin emang lagi mikirin sesuatu aja, makanya gak denger”
Haris kembali cekikikan.
“Kamu gak pernah berubah, Chika,, nih mau?” Chika menoleh kearah Haris—apaan yang aku gak pernah berubah—ucap Chika dalam hati—dulu aku gak suka sama kamu, sekarang malah tambah suka, apalagi kamu begitu baik, kenapa aku gak pernah nyadar, aku sudah berubah, Ris—Chika memendam rasa, sambil memperhatikan potongan coklat yang di berikan Haris padanya.
“Kenapa kamu, Chi? Lagi puasa?” Chika menggeleng pelan, lalu diambilnya coklat itu, sambil menunduk sedih. Haris mengernyitkan dahinya, ada apa nih dengan gadis manisnya, apa masih sakit, wajahnya seperti murung.

“Chi, kamu bisa bantuin aku gak? Sebagai ucapan terima kasih kamu ke aku”
“Hah? emang coklat gak cukup ya Ris?” Haris kembali cekikikan kembali.
“coklat itu sebagai bonus lah, kalau yang ini, dari tadi malam aku sudah pikirkan, untuk memintamu melakukan sesuatu padaku”
Kini Chika yang mengernyitkan dahinya, heran. “Apa?” ucapnya penuh rasa penasarannya.
“Kamu bisa buatin aku surat cinta gak Chi? Habis aku binggung mau nulis apa?”
“surat cinta? Buat siapa ris?” ada luka di hati Chika, saat berucap begitu, oh ternyata surat cinta, kamu sudah mendapatkan cewek yang bisa menerima cintamu, bukan seperti aku, menyesalnya, andai waktu bisa diulang, aku pengen nerima kamu ris—
Bathin Chika berucap.
“Kalau itu rahasia, yang pasti ceweknya sebaya sama kamu, dia tipe orang yang riang, aku bingung nulis surat cinta,Chi.. ntr malahan aku di tolak lagi deh,,haha.. tolong bantu aku ya” Haris mengedipkan matanya. “aku yakin, kamu bisa bantu aku, kamu khan juara satu Puisi di sekolah kita” ucapnya lagi.
Chika bengong, melihat pesona Haris—duh ni cowok cakep banget, dia mengedipkan matanya di tambah dengan senyum manisnya, siapakah cewek yang beruntung itu—tak lama Chika mengangguk, sambil tersenyum menunjukkan dua lesung pipitnya.
***

Harus mulai dari mana ya?–Ucap chika pelan dihatinya. Kini ia sedang berada di meja belajar rumahnya, secarik kertas berwarna merah jambu sedang di hadapinya, semakin ia memikirkan cewek yang disukai Haris, semakin sulit kata-ata yang keluar dari otaknya, andai aja kemarin dia gak bengong saat turun podium, dan gak pingsan kena bola basket, dia pasti gak akan di tolong Haris, apalagi Haris gak akan meminta pergantian tolongnya dengan membuatkan surat cinta untuknya. Chika mengumpal-gumpal poninya, telunjuk pulpennya di ketuk-ketukkannya. Siapa gadis yang disukai Haris? Apakah Delia? Dia khan cewek popular di SMUku, atau Riska, akhir-akhir ini aku ada liat dia akrab dengan Haris. Cewek yang riang ya?—ucap hati chika lagi, sambil mendengus kesal, lalu dia pun langsung menulis kata-kata dalam surat tersebut.
***

Ketika Chika berada di Kantin dan mencari sosok Sopie, ia ingin curhat tentang Haris, tiba-tiba Chika dikejutkan pemandangan yang berada di depannya, Sopie dan Haris sedang berbicara akrab sambil menikmati Teh Poci dan semangkuk bakso. Chika cemberut—oh.. cewek itu sopie?!, iya sih dia ceria, dia cantik dan baik hati, kalau begini, aku memang sudah kalah dari awal—bathin Chika membulat sedih.

“Chika!, kemari” tiba-tiba suara Sopie menyadarkannya. Tapi tak lama chika menghampiri mereka berdua.
“duduk disini Chi, mau pesan bakso juga?” ucap Haris kearah Chika, sambil tersenyum. Chika menggeleng lemah.
“aku ganggu kalian?” ucap Chika memperhatikan wajah Haris yang sedang tersenyum—Chika jadi senang melihat senyumnya—Ya Tuhan.. aku benar-benar suka sama Haris, kurang beruntungnya aku— ucap hati Chika lagi, dengan senyum tipis, dia membalas senyuman Haris.
“ah enggak lah chika!, Haris cerita tentang kamu di sekolah SMP dulu, ternyata kamu super duper lamban ya, conectnya musti nunggu berjam-jam dulu, baru deh kamu ngerti, haha” Sopie tertawa riang, diikuti Haris, kini ia seperti senang mendengar ucapan Sopie, mereka cocok sekali—chika berucap lagi di benaknya, sambil murung.

“ Gimana Chi? Udah selesai tugasmu? Aku minta sabtu sore ini kamu antarkan ya?”
Haris mengedipkan matanya.
“Pasti sudah selesai, kapan-kapan aku boleh kerumahmu ya Ris, khan kalian bertetanggaan, aku pasti bakalan senang cerita-cerita lagi sama kamu” ucap sopie lagi tiba-tiba mengalihkan tatapan Haris ke Chika.
“Yup tentu saja” Haris berucap dengan mantap.
Chika bertambah murung, ia mengangguk pelan, namun hatinya sedih banget. Sabtu sore ini dia akan berikan surat cinta yang dipesan Haris itu, dan malamnya Sopie dan Haris pasti akan jadian.
“Kalau udah bicarain kejelekanku sih, kamu senang Ris” kesal Chika berucap, lalu dia pergi begitu saja, membiarkan dua temannya jadi heran, saling bertukar pandang, tak lama mereka tertawa penuh riang. Chika-chika, begitu manis kalau marah—Haris membenak.
***

Dari dahulu, aku sudah memperhatikanmu
Meski dedaunan bisa mengering,
Tapi, ku yakin rasa sukaku padamu, selalu akan tumbuh
Tolong izinkanku mencintaimu, menyukaimu
Dan memilikimu menjadi kekasihku
Haris

Satu persatu kata-kata di surat yang di bikin Chika, ia perhatikan, wajahnya belum tersenyum, malah sedikit terkesan heran. Kini Haris di sore itu, meninggalkan motornya yang ia mau cuci, karena menyambut chika yang membawa surat cinta pesanannya, untuk orang yang ia taksir.
Chika jadi heran juga, sepertinya Haris kurang suka dengan kata-kata di surat itu.

“Ada yang salah Ris? Sepertinya kamu kurang suka?” Chika berkata, sambil mencoba melihat isi suratnya kepada Haris. Namun karena Haris sudah tinggi, Chika hanya bisa berjingkit-jingkit. Keheranan Haris kembali menjadi Tawa, saat ia melihat ulah chika yang barusan. Lalu ia mengacak rambut chika dengan gemas.
“Ni anak benar-bener gak berubah, masih kaya anak-anak, haha.. coba deh kamu baca chi, sekali lagi..” Haris memberikan surat itu kepada Chika. Chika menembemkan pipinya—kaya anak-anak? Tapi malah minta bantuan aku bikin surat cinta yang nyebelin ini, huh—Chika jadi bΓͺte, hatinya mendengus berkali-kali.

“Udah.. terus ada apa? Kurang bagus ya? Kurang menarik? Gak romantis ya? “ tak lama Chika membaca, ia keluarkan ucapan itu, agak binggung juga ia dengan melihat reaksi Haris, selama ini, ia tahu, Haris selalu mengiyakan kata-katanya dalam apapun ia lakukan, kenapa surat cinta yang pendek dan terlihat puitis ini dia jadi gak suka—apa karena aku gak tulus bikinin dia ya, apalagi saat aku tahu, cewek itu Sopie,ah jadi sebel—kini chika cemberut.
“Sebenarnya bagus Chi, tapi kamu yakin cewek yang aku sukai itu akan menerimaku, serius nih chi?”
“Pastilah ris, semua cewek yang baca tulisan ini, pasti dia langsung suka sama kamu, dan aku yakin, siapa sih yang gak suka sama Haris, apalagi puisi ini bikin cewek-cewek klepek-klepek” kata-kata Chika, membuat hatinya sedih mendalam, kenapa harus ia berkata begitu, padahal hatinya sakit sekali menuliskan surat cinta itu, kalau bukan balas budi saja, dia pasti gak bakalan mau.
“Siapa sih cewek itu Ris? Sopie ya? Aku lihat kalian cocok dan akrab”

Haris mendelik, sepertinya kaget, lalu tersenyum manis.
“Kamu kok yakin, kalau cewek itu Sopie, chi?, aku malah gak yakin kalau surat ini bisa membuat aku diterima oleh cewek yang aku sukai”
“Aku punya felling aja, Sopie yang kamu sukai, apalagi waktu dikantin kemarin, pembicaraan kalian serasa dunia milik berdua aja” Chika menembebkan pipinya.
“Kamu cemburu Chi?” kata-kata Haris, membuat Chika yang kini kaget dan gelagapan.
“Enak aja, siapa yang cemburu, lagian aku khan udah nolak kamu Ris, jadi aku gak bakalan cemburu hal sepele gini, kalian udah cocok,buat apa aku cemburu.. aku pulang dulu deh Ris” Chika berucap sambil kesal, tak lama tangan Chika dipegang oleh Haris dengan Kuat.

“Bener khan Chi?!” Kini mata Haris menatap sendu wajah Chika, Chika menjadi tambah deg-degan, kenapa Haris memegang tangannya, apalagi tatapan sendunya, makin membuat rontok hati Chika, begitu ia menyukai cowok didepannya ini.
“Apa yang bener? Aku gak cemburu!” bentak Chika lagi, dan berupaya melepaskan genggaman Haris, namun genggaman Haris terlampau kuat.
“Ya bener, surat cintamu gak mempan sama cewek yang aku sukai” Kini Haris melepaskan tangan Chika, dia berkata pelan seperti sedih. Chika jadi merasa tidak enak, baru sekali ia melihat wajah Haris yang penuh senyum menjadi sedih begitu.
“Loh kok kamu malah sedih Ris, khan belum di coba, gini deh.. Sopie pasti nerima kamu, aku yakin kok.. apalagi dia udah naksir sama kamu, surat cinta ini pasti bikin Sopie gak akan pernah nolak kamu, gak ada yang akan nolak kamu lagi Ris”

“Ada chi” Haris menatap bola mata Chika. Chika heran.
“Siapa? Sopie? Atau cewek lain lagi?”
“Kamu, chi” kata-kata Haris membuat Chika terdiam lama, ia menutup mulutnya yang sedang tergangga kaget.
“Surat cinta ini gak akan mempan denganmu, padahal Kamulah, cewek yang selalu ku sukai” Haris kembali memegang tangan chika. “dari dulu, gak pernah berubah”
Chika tersenyum di ambangi dengan tetesan air mata di pelupuk pipinya yang merona merah.
“Aku gak pernah bilang, gak suka surat ini Ris, apalagi ini aku yang bikin, kukira kamu menyukai cewek lain, makanya kutulis sependek mungkin, karena aku kesal.. habis aku setelah menolakmu dulu, menjadi benar-benar suka padamu” Chika malu-malu berucap.
Haris tertawa dengan lebar.
“Chika sayang nan manis dan selalu saja lamban, apalagi soal perasaan” Haris tiba-tiba menjitak kepala Chika, tak lama sore itu menjadi sangat ramai, karena teriakan Chika yang mengejar Haris.
“Haris! Awas kamu ya!”
“Coba kejar aku, kalau gak dapet.. malam ini, kita harus jalan-jalan yaaa…..” ucap Haris sambil tertawa berlari-lari dihalaman rumahnya.
Chika hanya mencibir manis.
***



Comments

Popular posts from this blog

Mendapatkan Rumah beserta isinya senilai 500 juta, dengan mengamalkan Surah Al Waqiyah dan di barengi dengan sedekah "TERBAIK"

Pengalaman ini adalah Pengalaman saudariku sendiri, yang sering jadi teman curhatku dirumah, sisterku sendiri. Beliau masih berumur 30 tahun, berprofesi hanya sebagai Staf PNS biasa,tapi disaat itu,beliau sudah memiliki Rumah seharga 500 Juta. Loh Kok bisa, kalau dipikir-pikir beliau hanya staf kenapa beliau bisa mendapatkan rumah dengan harga sebanyak itu?,


Baca Juga : Pake Dream High
Karena Gaji kakakku, kalau dihitung-hitung sebulan hanya 3 jutaan saja, selama beliau kerja diumur 28 tahun masa bisa mengumpulkan uang sebanyak itu. Wah ku pikir kakakku mungkin ada job sampingan waktu itu. Ternyata usut punya usut,beliau sama sekali tidak memiliki Job sampingan.

Kebetulan waktu beliau bekerja diserahi tugas yang sangat penting, untuk mengerjakan banyak kegiatan yang langsung dari Bupati. Kebetulan pula,beliau ini sangat dipercayai oleh pimpinannya di kantor hingga segala pekerjaan dengan cepat diselesaikannya dengan baik, hingga akhirnya ia mendapatkan honor 15 juta,yang nantinya 15 juta…

My Stupid Boss 2

Film ini memang bikin penasaran.  Soalnya my Stupid Boss yang pertama aku gak ngikutin dan gak sempat nonton.

Tapi ngerasa musti nonton film ini.  Meski sekuel keduanya. 
So far so good
Kisah nya menarik, dikemas apik, lucu dan bikin ketawa. 
Meskipun unsur emosionalnya gak bisa bikin kita terharu. 
Tapi film ini adalah film pertualangan boss dengan dinamika karyawan -  karyawannya

Baca Juga : Milly Dan Mamet
Peran bunga citra lestari juga imut dan mampu membawakan peran sebagai karyawan yang mampu memegang prinsip meski sang pimpinan selalu ingin menang sendiri. 


Tak kalah kocak, peran reza rehardian juga selalu mencuri perhatian.  Ia mampu melepas karakter habibie dan memainkan peran sang Boss yang pelit, jutek dan mau menang sendiri dengan caranya. 
Film my Stupid Boss 2 ini menceritakan tentang pertualangan boss dan karyawan nya dalam mempertahankan perusahaan furniture nya dari tagihan hutang, kekurangan karyawan hingga loyalitas pimpinan kepada karyawan nya. 
Baca Juga : Long S…

Sejak Kamu

Sejak kapan kamu jadi orang yang bikin aku repot?
Segala hal tentang kamu, adalah bulir-bulir keindahan di hidupku

Baca Juga : Cinta Dari Orang Biasa

Sejak kapan kamu jadi orang yang suka bikin gak khawatir? Segala hal tentang kamu, bagian doa ku agar hidupmu semakin baik

Sejak kamu selalu bilang, "aku baik-baik saja", "aku sehat --ni selalu bisa balas text darimu", "jangan khawatir, aku santai saja"

Aku mulai tak mempercayaimu,

Aku mulai tak ingin membaca text darimu lagi

Baca Juga : Sandiwaramu Luar Biasa

Sejak saat ini, aku harus tahu keadaanmu dari mataku sendiri

Kamu adalah orang yang pandai membuat orang tak memikirkan mu, tapi maaf--itu mereka  bukan aku.

Dalam doaku --selalu terselip harapan untuk kebahagiaanmu

Baca Juga :Manusia Seperti Dirimu

Kamu harus sabar dengan kegigihanku selalu bertanya tentangmu, karena kamu adalah bagian dari harapanku

Sejak kapan kamu tak mengerti itu? Aku sudah sering katakan, apapun tentangmu--tak pernah menyulitkan…

Long Shot

Pertama kali liat trailer film ini , aku menyangka ini film drama action dan penuh trik politik karena mengusung tema seorang menteri luar negeri dari negara amerika serikat.

Tenyata aku salah sangka.

Ini drama komedi romantis.

Yang aku suka dari drama ini adalah cerita yang jarang banget diangkat ini bisa mengambil banyak hati penonton. Buktinya saat aku nonton, banyak yang suka.

Seorang menteri luar negeri amerika serikat bertemu kembali dengan seorang anak yang pernah diasuhnya disaat ia remaja.

Pertemuan mereka membuat sang menteri luar negeri ingin tahu banyak hal tentang teman remajanya itu.

Selain ingin membantunya karena temannya itu telah berhenti bekerja dari media jurnalisnya. Ia juga tertarik dengan bahasanya yang jujur , unik dan lucu yang bisa membuat pidato nya bisa lebih menarik dari yang pernah ada

Kisah pertemanan mereka yang dilalui dari pimpinan dan staff menjadi lebih dekat ketika ia dan menteri luar negeri itu saling menyukai serta mempunyai ketertarikan sifat.

Traveling Ke Tarakan

Mau menyepi dari rutinitas yang padat dan pengen menikmati suasana kota ramah dan penuh hiburan laut yang indah.

Kota Tarakan adalah destinasi yang paling keren buat kamu meluangkan waktu dan mencari inspirasi yang menakjubkan.
Mau kesini juga mudah banget. Dari manapun kamu bisa diantar dengan ramah oleh para angkot , ojek maupun taksi khusus bandara.
Beberapa kali kesini. Gak pernah merasa bosan. Karena banyak kuliner yang enak yang wajib banget kalian datangi.
Kadang dulu--hanya pengen liburan dan makan bakpau khas arema di tarakan ini dekat kantor Dispenda Tarakan--aku bela-belain nginap dua hari di kota ramah ini.
Kenapa aku bilang ramah. Karena penduduknya terorientasi wisata banget. Jadi kalau kamu nyasar. Mereka akan dengan mudah membuat kamu kembali ketujuan yang kamu mau.
Hotel-hotelnya juga murah-murah banget. Gak bikin kamu ngabisin uang jalan-jalanmu hanya untuk akomodasi. Karena bersahabat banget hotel disini.
Apalagi kaya aku ini. Travelling dengan budjet yang minim 😁…

Cinta Dari Orang Biasa

Aku tersenyum , kamu hanya terdiam kecut
Dengarlah Semesta memberitahukan
Cinta Ini Untukmu

Baca Juga : Panca Indera Mengikuti

Tak terlihat memang Tapi diamku lebih luar biasa  Dari teriakan ku

Baca Juga : Sejak Kamu
Caramu menangis untukku Selalu terngiang
Kamu disana apa kabar?
Terimalah doa ku ini Dari orang yang biasa
Baca Juga : Berbicara Tentangmu

Tak istimewa apalagi semanis Perempuan yang kamu suka
Terimalah puisi ini Dari orang biasa
Dalam diam ini, Aku setia dalam mencintaimu Tulus apa adanya

Baca Juga : Demi Mimpi-Mimpiku
Ini balon warna pink untukmu Jangan warnai hatimu dengan Hitamnya warna
Merah jambu ini aku terbangkan Tanpa email dan sms-smsku
Terimalah cinta ini Dari orang biasa
Tapi miliki cinta yang luar biasa Sudahkah semesta memberitaukan nya
Iya. Hanya untukmu
My clover πŸ€

Baca juga : Menuliskan Tentang Dirimu

Muhammad Sallahualaihiwassalam

Muhammad Sallahualaihiwassalam
Siapa dia?

Dia adalah pahlawanku.
Penyejuk hatiku
Karena dia, aku bisa mengetahui keberadaan nikmat Allah yang tiada duanya

Muhammad Sallahualaihiwassalam
Siapa dia?
Dia adalah pahlawanku
Yang menyebarkan kebaikan dikala kejahatan merajalela

Muhammad Sallahualaihiwassalam
Siapa dia?
Dia adalah pahlawanku
Ketika dulu aku mendapatkan gangguan sihir dari dukun dan setan laknatullah, beliau membantuku
Aku tak ingin membunuh diriku dan tak ingin meninggal kecuali dijemput oleh beliau.

Muhammad Sallahualaihiwassalam
Siapa dia?
Dia adalah pahlawanku
Yang akan membela umat nya hingga seluruh umatnya harus masuk surga.  Masya Allah.  Baik sekali hatimu ya Rasulullah Sallahualaihiwassalam

Muhammad Sallahualaihiwassalam
Siapa dia?
Dia adalah The Last prophet
Nabi Terakhir, yang sebelum kedatangannya, seluruh ahli kitab yahudi tahu keberadaannya.  Karena mereka lebih tahu Muhammad itu Nabi terakhir dibanding anak mereka sendiri.

Karena kehadiran Rasulullah Sallahualaihiwassalam, mereka b…

Steak Ayam Rodeo

Malam ini dibawa jalan-jalan sama sister ku setelah menyantap es krim duren yang paling enak di samarinda,

Bagi kalian yang suka dengan es krim rasa durian,  es ini rekomendasi banget.

Jadi peta-nya Kalian musti nemuin Mall Samarinda Central Plaza di Samarinda.  Nah, es krim duren itu ada tepat di seberang Mall Samarinda Central Plaza ini,  tepatnya di Toko Simpang  Damai.

Harganya juga terjangkau,  satu batang es krim duren harganya 10.000, cobain ya.
Gak bakalan rugi deh.  Malah kepengen terus dan terus.  Hehehe

Nah, berhubung malam.
Waktunya makan malam.
Dan makanan yang dipilih adalah Steak Ayam Rodeo.

Menurutku,  ini steak Ayam paling enak di kota Samarinda,  selain tampilan nya banyak dan penuh.  Bumbu-bumbunya juga berasa banget.

Jadi kalau kamu kesini, pas weekend.  Hati-hati ya, karena suka kehabisan, laku deras.

Berhubung.  Aku kesininya hari rabu, jadi masih banyak sajian nya.

Meski harganya sedikit mahal,  1 porsi chicken steak sebesar 60.000,-

Tapi dijamin kenyang dan bi…

Aku Kenal Duluan

Tadi malam aku bahagia, karena ketemu teman lama--teman SMPku--kebetulan dia yang punya tempat makan yang aku datangin tadi malam

Padahal aku sudah dua kali kesana, baru sadar kalau restoran itu milik dia--dan alhamdulillahnya lagi aku yang mengenalinya duluan,meski dia ragu-ragu menyebut namaku--matanya antusias seakan menunjukkan pernah mengenalku

Baca Juga : Bukan Karena

Dan aku langsung hapal siapa namanya--padahal dia adalah temanku yang mempunyai saudara kembar dan kembar nya identik - - tapi aku dari dulu bisa membedakan mereka

Baca Juga : Dibanding-bandingkan Bikin Keki

Aku senang mengetahui kalau ada yang tidak tahu namaku--karena selama ini, kalau dijalan--pasti ketemu teman-temanku waktu sekolah yang ingat namaku dan sayangnya aku suka melupakan nama mereka, hehehe.

Baca Juga : Ikhlas Itu Nikmat


Biasanya kejadian itu pasti bikin aku gak enak hati--soalnya setiap ketemu--mereka seakan gembira bertemu aku lagi, aku saja yang memikirkan, ini siapa ya? Temanku dimana ya? Hahah…

Wreck-It Ralph 2

Ini film animasi kartun yang rilis bulan november tahun 2018, yang selalu ditunggu-tunggu oleh penggemar animasi Wreck It Ralph ini karena film pertamanya menjanjikan, sehingga edisi kedua film animasi ini pasti juga sama bagusnya dengan film yang pertama

Baca juga : Upin Ipin Keris Siamang Tunggal

Film ini menurut trailer yang aku tonton di youtube menceritakan kembali petualangan Ralph dan Venelope dalam memasuki dunia internet, yang aku suka dari scane di trailer film ini adalah update nya cerita dengan masa kini yang memang lagi menjamur Internet dimana-mana

Baca Juga : Barbie And Secret Door

Banyak kisah yang bakalan kita tunggu-tunggu, termasuk ketika para Princess Disney ada di film ini - - kisah yang menarik dan unik ini pasti membuat para penonton semakin betah mengikuti pertualangan Ralph dan Venelope



Pada sekuel pertamanya, dikisahkan Ralph yang selalu jadi penjahat dan gak pernah bisa jadi pahlawan--padahal dia bosan menjadi seorang penjahat, hingga ia ingin mendapatkan m…