Bosan

Kalau aku bosan, aku bisa menjadi menyebalkan


Aku bosan di curhatin
Bosan denger cerita orang
Bosen denger keluhan maupun informasi yang gak harus aku tahu

Simpan curahan hatimu dimana saja
Tapi jangan padaku
Aku tak mau jadi tempat curhat lagi

Simpan kesedihanmu di wajahku
Aku tak bisa bikin kamu bahagia
Cuma Allah yang bisa

Kalau mau curcol, jangan denganku
Banyak psikiater yang ahli, banyak jasa konsultasi
Atau kamu tulis saja di media sosialmu seperti aku ini

Lebih suka curcol di Blog, sebagai pelajaran hidup bagiku dan sebagai kenang-kenangan jika aku ingin membacanya lagi

Kalau kamu segan, tulis saja di buku diary.
Sesederhana itu.

Aku tak mau lagi dengar ceritamu
Aku bosan.

Kalau bukan tentang kebencian pasti tentang merasa rendah dirinya dirimu

Bosan sekali

Aku hidup dengan optimis

Meski gagal berkali-kali, tapi aku yakin.

Pintu keberkahan ada dimana saja

Gagal di pintu yang ini, bisa coba di pintu yang itu

Yang itu pun gagal, pintu yang disana. Semuanya di coba.

Buat apa mengeluh. Buat apa menghabiskan tenaga untuk menceritakan aib dirimu dan orang lain

Simpan baik-baik.

Kalau udah Allah menutup rapat untukmu.
Jangan malah kamu membukanya.

Jangan kamu menceritakannya padaku

Aku bosan karena hidupku sendiri saja, suka aku curcolin di Blog.

Masa kamu nanya tanggapanku. Tanya sama yang ahli saja. Bukan mau mencari pembenaran atas pendapatmu saja.

Bukan hanya mencari teman pendukung diri sendiri saja.

Gak usah nyari pendukung. Selama kamu yakin benar. Tak di dukung pun, kamu harus mampu optimis dengan pendapatmu.

Kalau memang udah buntu sana sini. Gak usah nyari manusia. Cari itu Allah.

Semakin bermasalah, jangan nyari yang bisa mati. Cari lah yang kekal di alam semesta ini.

Hanya Allah. Yang bisa membantumu.

Karena Sebaik-baiknya penolong dan pelindung itu hanya Allah. Maka bertawakal lah kepadaNya.

Aku bisa bosan, Allah gak akan pernah bosan denger curcolmu. Aku jamin itu.