Loyal

Akhir-akhir ini lagi suka main games Township di hp, terus di dalam permainan itu ada koperasi yang di dalamnya bisa diisi oleh orang-orang di seluruh dunia, eh pas lagi asyik mainan di koperasi dan berteman baik dengan kawan-kawan didalam koperasi itu, tiba-tiba ada tawaran gabung dengan koperasi lain yang di dalamnya orang-orang dengan level permainan yang tinggi, aku baru sekitar 2 minggu mainan ini.. Dan levelku baru 33, tapi yang mengajak itu dengan level 90-an ke atas.

Gak lama aku ketawa.

Ya ampun. Gak di dalam games, gak di dalam kehidupan nyata sama banget.

Padahal jelas-jelas aku punya label koperasi sendiri, ehh... Malah di godain ikut koperasi yang lebih berlevel tinggi, dikira nya aku mau kali ya nerima.. Ya enggaklah, aku khan setia keles.

Hehehe.

Biarpun di koperasi ku yang sekarang, level nya antara 20-30-an, tapi kami saling membantu dan saling menyemangati.. Ini aja aku kaget.. Kami bisa juara satu regatta di balapan liga kayu.. Keren pisan..

Heran deh, kenapa si level tinggi itu ngirim undangan. Aku udah ada yang punya. Eh, malah minta aku selingkuh. Hahha.

Mirip ya, kaya kehidupan nyata.

Jadi keingat cerita salah satu mantan temanku.. Cie mantan.. Siapa tu..? Wkwk.. Mantan ini mantan teman keles. Ya sekarang maksudnya udah gak temanan lagi. Karena aku ilfeel sama kepribadiannya, hehehe.

Cuma waktu berteman dulu, dia pernah cerita--apakah seseorang yang sudah menikah  belum tentu itu jodoh nya.

Pas dia nanya gitu. Aku diam sesaat.

Aku sering diceritain kalau rumah tangga temanku itu gak harmonis dan gak hangat. Tapi aku gak nyangka aja dia ngomong ginian ke aku. Nanya sama orang yang gak profesional. Ya iyalah aku gak ahli dan profesional, khan aku belum menikah, hahaha

Cuma mungkin waktu itu, dia cuma mau tau tanggapan dari aku, mau minta pendapat lainnya agar membuat keputusan lebih matang. Gitu kali ya positifnya. Aku juga lupa nanya kemaren. Hehe.

Dia ngasih contoh kisah anang hermansyah dan krisdayanti. Aku cuma menatap lama dirinya. Bingung mau ngejawab apa. Dan memberi tanggapan seperti apa. Takut aja salah ngomong. Soalnya ini udah area sensitif.

Whatever, aku juga lupa. Aku jawab apaan kemaren. Soalnya sambil nunggu beli tahu yang lagi ngetren kemaren. Haha.

Dalam hidup ini, ada saja cerita yang gak sesuai logika, bagiku yang setia begini. Uhuy. Hehehe.
Anti untuk berpindah hati, sebelum aku menyerah.

Kalau memang dia gak sreg lagi sama pasangannya, ya jauhi saja lalu putuskan hubungan baik-baik. Bukannya malah selingkuh atau bermain api dengan menggoda pasangan orang lain.

Godaan itu memang banyak. Apalagi pas kita punya label. Baik itu label passion hidup kita maupun label pasangan karena sudah menikah.

Tinggal kita aja, cerdas memutuskan dengan bijak apa pilihan hidup kita.

Bagiku, aku memang bukan orang yang selalu kaya truk gandeng dengan teman-temanku, tapi setidaknya ketika mereka membutuhkanku, aku akan selalu ada.

Mirip pula dengan passionku yaitu bisa bahagia meski gak menikah karena banyak alasan. Whatever. Sehebat apapun godaan datang memberi tawaran, aku masih teguh, sekeras karang. Karena aku suka dengan kesetiaan.
Dan aku ingin setia. Sebagai bidadari Penjaga Hati. Uhuy. Hehehe

Jadi malah curcol deh. Curhat colongan, haha.

Yang jelas. Kalau kamu sudah punya lebel dan brand. Please. Dont move on.
Kalau mau berpindah. Selesaikan dulu baik-baik. Gak asal cabut aja tanpa penjelasan.

Lagian buat apa sih berpindah lebel, bukannya dulu--mereka memilihmu disaat kamu bukan siapa-siapa. Noh. Skarang. Pas kamu udah keren dan berkualitas, eh banyak tawaran datang yang dulunya kamu ditoleh aja--gak pernah sama mereka.

Hehehehe.

Uang bisa dicari coy. Hari gini apa-apa dihitung pake uang? Cape saya. Gak mutu banget.

This is about honesty and loyality. You must humble for it. Hehe

Itu harta terbanyak di dunia ini, kalau kamu memiliki dua hal itu.
You must remember dear.
Aku tak akan pernah meninggalkanmu