Ketika Karyamu di Duplikasi

Kamu pernah gak ngalamin karyamu di duplikasi orang lain? kalau pernah, jangan bertindak berlebihan dulu, dengan marah atau melaporkan ke polisi, ini ada cara kreatif ketika karyamu di duplikasi orang lain, simak dengan baik ya , ini salah satunya: 

1. Selama Ridho, Boleh banget!
Seberapa sering kamu melihat karyamu di duplikasi, berarti karyamu semakin bermanfaat untuk orang lain, dan bisa menjadi ladang rezeki untuk orang lain, kaya aku dulu--pernah buat video di Youtube tentang lagu kesukaanku, lama gak denger lagu itu, coba bikin Video Klip-nya sendiri, tiba-tiba setelah hampir lama aku gak mampir ke akun Youtube-ku zaman dulu, video itu ada yang re-upload, hehehe
Tapi aku bersyukur, video klip yang aku buat, di apresiasi orang lain
meski begitu, yang namanya duplikasi tetap tidak diperbolehkan oleh undang-undang, karena melanggar hak cipta--tapi untuk urusan ini--aku tidak menuntut karena bagiku video yang aku buat itu, boleh banget di upload lagi, selama itu berguna untuk orang lain dan aku ridho ^_^

bisa di liat di channel youtubeku yang aku lupa passwordnya apa, haha.. siapa tahu kontennya bisa kalian suka juga Genta-Sabun Mandi   
yang di duplikasi oleh : Duplikasi Konten , Mirip khan? bedanya dia gak ada subtittle karokean-nya, hehehe

2. Biarkan Mereka Mencontek, Otakmu Tiada Duanya
Gak apa-apa kalau orang lain menduplikasi dengan tujuan ingin meraih hal yang sama dengan dirimu, namun pada dasarnya otakmu tiada duanya (baca-unik)--jadi tenang saja, seberapa sering mereka mencontek, semakin sering juga kamu menelurkan karya-karya yang lain dari biasanya, karena pembaca maupun audiens yang menyukai karyamu , bakalan tahu dan paham siapa pencipta asli-nya dan siapa yang mengikuti karya orang lain, jadi jangan bertindak gegabah dulu dengan marah bahkan melaporkan ke pihak yang berwajib

3. Jika sudah berlebihan, Minta Penjelasan
Sebelum melaporkan ke pihak yang berwenang, temui sang penduplikasi dengan niat baik, namun jika masih deadlock--kamu bisa melakukan sanksi publik yaitu menceritakan kisah duplikasimu itu ke konten yang mudah di liat orang seperti Youtube atau sosial media, jika ada tanggapan baik--proses lah dengan baik juga--namun jika masih tidak ada, itu pilihanmu--bisa saja melaporkan hal tersebut sebagai penyalah gunaan hak cipta atas karyamu

4. Dunia ini Copy Paste, tapi di perindah lagi
Gak ada sebuah ciptaan dari manusia itu murni tanpa melihat karya orang lain, karena manusia di dunia ini semua belajar dari pengalaman orang lain yang sudah berhasil kemudian di lakukan perubahan sedikit atas karya tersebut sebagai bentuk kreatif dan keunikan yang membedakan karya tersebut dengan orang lain, bahkan tulisan maupun video apapun itu terdiri dari copy paste namun diperindah lagi agar lebih baik dari karya yang ada

5. Duplikasi? Hati-hati, cepat lambat akan tergerus waktu
Tenang saja bagi kamu yang suka di duplikasi karyanya dengan orang lain, harus bersyukur karena pen-duplikasi karyamu cepat lambat meski kamu tidak melaporkan penyalahgunaan konten milikmu itu akan tergerus oleh waktu, karena itu hanya bersifat sementara, sedangkan kamu terus berkarya, itu yang membedakannya

6. Si Pencontek Untung Besar, Iri-kah kita?
Gak usah Iri sama orang lain atas rejekinya, karena yang namanya rejeki itu tidak tertukar, bahkan yang namanya rejeki sudah diatur sebelum Tuhan menciptakan Alam semesta, terus? apa yang harus di khawatirkan?, sudah deh.. pikirin saja, bagaimana kita dapat menghasilkan konten yang baik serta menginspirasi setiap harinya, karena ke-antusiasan itu yang membedakan kita

7. Selama itu tidak merugikan, Biarkan saja!
Banyak Perusahaan dari label Penerbit Buku maupun Perusahaan Google yang sangat tidak menyukai penjiplakan atas karya orang lain, karena itu sudah komitmen mereka di dalam memberikan pelayanan terbaiknya terhadap para pemirsanya di dunia, itu hak mereka dan itu bisa saja merugikan mereka , ketika penjiplakan itu terjadi pada pelanggan yang masuk dalam perusahaan mereka, namun jika tidak ada pelaporan--dan tak merasa di rugikan--ya udahlah--biarkan saja--karena hal ini juga menjadi pembelajaran dari kita, bahwa setiap membuat video, atau tulisan agar lebih bisa menjadi diri sendiri tanpa harus mencontek maupun menduplikasi tulisan yang menjadi bahan referensi kita

jadi, ketika karyamu di duplikasi kamu-nya masih duduk manis sambil menyeruput es jeruk yang segar, tenang--semua akan sesegar air jeruk itu ketika kamu bisa memberi tanggapan yang lebih tenang dan menyenangkan

mereka bisa melihat dan mendengar,
tapi cuma kamu yang bisa mengetahui Isi hati dan pikiranmu