Bahagia Itu Dari Dalam


Yang namanya bahagia itu dari dalam diri sendiri, jadi gak perlu mikirin bagaimana kata orang atau pendapat yang lain tentang kebiasaan kita untuk bahagia
karena yang bisa memutuskan kita bahagia itu ya cuma kita sendiri bukan orang lain

Jadi cukup heran, jika ada orang lain memberi komentar bahwa apa yang kita lakukan sesuatu hal yang aneh dan tidak lazim, setahuku selama kita nyaman ( Baca : bahagia) , kenapa harus di permasalahkan, bahkan kupikir orang yang mempermasalahkan hal itu lah yang aneh, karena kebiasaan orang lain itu berbeda satu sama lain, dan sudah fitrahnya manusia itu berbeda sifat dan karakter

Misalnya seperti aku dulu, ingin ke kantor naik angkot, bagiku itu lazim, tapi tetanggaku malah bilang aku gila karena pengen naik angkot, belum lagi sahabatku, yang memakai sepeda menuju kantornya dengan jarak tempuh 1 jam-an, Bagiku biasa saja tidak merasa aneh, yang sering dikatakan teman-teman kantornya yang mengatakan dia itu aneh mau-maunya naik sepeda pagi-pagi dan pulang larut malam.

Bagiku, menuruti apa kata orang lain itu gak ada habisnya, yang ada kita yang serba salah, jadi diri sendiri aja, bahagia aja seperti yang kita inginkan, yang penting kita gak nyusahin orang, apalagi kita bisa berdiri di kaki kita sendiri dalam hidup kita, jadi kenapa di- aneh-in? aku yang merasa heran.

Gak semua orang itu harus sama, gak semua orang musti mengikuti apa yang diinginkan orang lain, karena tujuan hidup orang lain itu berbeda satu sama lain

jadi menurutku, bahagia itu sesuai dengan hati masing-masing, berlaku apapun kalau kita nyamannya seperti itu, lakukan lah karena hidup ini cuma sekali dan singkat, jadi hiduplah dengan indah dan sesuai dengan keinginan kita

apapun keputusan yang kita telah jalankan adalah pilihan hidup kita, apakah kita memilih untuk mau bahagia atau tidak? karena ini hidup kita, jangan sampai impian-impian kita bisa di curi dengan orang-orang yang tidak tahu menghargai kebahagiaan orang lain