Bidadari Penjaga Hati

Maaf, masih ada yang saya pikirkan-ucapku sambil tersenyum
Meski lawan bicara ku masih mendesak penawaran-nya. 
Akupun tetap dengan pendirian ku
Ini adalah hak ku sebagai seorang perempuan yang ingin menjadi
Bidadari dari seorang yang ku hargai hatinya

Bukan karena harta,  lalu tahta ataupun paras wajah yang dapat 
Mengalihkan perhatianku untuk memberikan hati secara suka rela
Sama sekali bukan itu. 
Cobalah berpikir lebih bijak.  Gak semua orang pikirannya sedangkal itu saja

Aku bukan orang yang berpikir seperti itu.  Aku menjaga hati seseorang yang
Selama ini ada disaat aku bersedih dan tertawa melebihi ketika aku
Bersama kalian
Setidaknya itu yang aku rasakan. 
Cukuplah sudah tawaran maupun pinangan itu.  Kalian tak usah mencariku lagi

Cari saja orang lain, yang bisa kalian jadikan istri ataupun belahan hati yang 
Menjadi takdir kalian.  Jangan dengan diriku.  Aku mohon maaf. 
Tawaran kalian begitu banyak.  Tapi pilihanku masih melampaui dari keinginan kalian

Aku memilih sendiri bukan untuk menjadi penyendiri
Aku bukannya tak mau menikah.  Semua orang pasti akan menikah
Karena telah fitrahnya, manusia itu diciptakan berpasang-pasangan
Bahkan yang sudah menikah saja, masih berpikir untuk melamar
Itu harus dikondisikan dengan lebih bijak dan arif
Aku belum sekarang.  Itu saja. 

Aku hanya ingin menjadi bidadari Penjaga Hati pilihanku untuk selamanya, insya Allah
Selama Allah meridhoi.. Selalu indah berbicara tentang dirinya.. 
Dan aku memilih nya, Allah tahu itu.  

Dan kalian tidak akan pernah tahu.  Karena ini privasi indahku bersama Allah.   
Cinta sejati itu adalah Dikala otak dan hati nyambung..  Dan Dikala dengum (panggilan untuk hati) dan logika nyata, seperti mudah menemukanmu 
Its beautiful
Dimanapun kamu, aku bisa menemukanmu