Disudut Cadarku

matamu bikin ku mengalirkan air mata
tawamu yang bahagia itu
bikinku ngilu, aku ingin tertawa juga
tapi aku gak mau ini sebagai
kebahagiaan terakhirku bersamamu


tolonglah, jangan pergi dulu
air mata setiap menuliskan dirimu
aku mau, hanya berdiri saja melihatmu
tertawa lalu tersenyum
berbicara tentang dunia dan tentang indonesia

disudut cadarku, mulai basah
air mataku membuncah

kamu begitu peduli dengan orang lain
sedangkan yang lain, kemana?
mana mereka yang selalu kamu bikin 
tertawa
mana mereka yang kadang dengan senyummu
bikin mereka lupakan pernah bersedih

apa yang harus aku lakuin buat kamu bahagia?
aku ingat kata-kata kelu-mu
"aku hanya butuh doamu nha"

air mata gak berenti mengalir,
persis seperti aku sekarang menuliskan kamu sekarang
sambil di background  Video Youtube Ustad Usamah Juz 29
makin kenceng aku nangisnya

nana selalu doain kamu
doain selalu, gak pernah berhenti,
sama persis dengan air mataku, yang sama persis
gak pernah berhenti ketika ku berbicara tentang dirimu

kamu menjadi orang yang komplit, orang yang mudah bikin aku berbunga
dan orang yang juga bikin aku bisa menjadi orang tersedih yang ada

Masya Allah,sang Musim Semi sekaligus Musim dinginku,teruslah ada
jangan pernah menyerah ya,
siapapun yang membaca tulisan ini,pasti doain kamu, pasti ada untukmu
seperti aku, aku akan selalu ada buatmu, my cherry blossom


Di sudut cadarku, Tangisku membuncah

Tolong Jangan Pergi Dulu