Umroh itu Kangen

Rura : kamu tuh, kangen-kangenan sama umroh, mana tulisanku yang first love dan bintang kecil di langit, kok kamu hapus?

Nha: suka-suka saya dong, makanya pas habis baca, screen shot dong.. jadi gak hilang

Rura : ih kamu gak ngobrol mau ngapus tu tulisan, khan tulisan2nya indah apalagi yang first love.. panjang itu nulisnya, enak banget dhapusnya..

Nha : enak dong, tinggal delete khan, hehehe. Pokoknya kalau kamu udah baca, screen shot aja, kemarin lagi males liat dua tulisan itu, makanya aku hapus

Rura : tega nian dirimu, ini mau kangen sama siapa lagi

Nha: kaya judulnya, kangen itu ya umroh, situ jangan jutek ya.. ni khan saya mau ceritaan.. dengerin ya ^_^

Rura : siapa yg jutek, saya cuma kaget.. tulisan2 disini bisa dihapus juga.. kaya di forum kopimaya aja sih.. baristanya galak

Nha: iya dong, saya khan cabe bangkok, lupa yaaahh

Rura : ih cabe aja bangga, buruan sanah cerita,

Nha : siyaaaap!

Dear diary,
Kali ini aku bercerita tentang umroh yang selalu ngangenin. Dua kali aku umroh, rasanya masih seperti pelangi, berwarna warni, sulit buat dijabarkan karena indahnya.

Dear diary,
2 kali aku umroh, dengan modal doa dan keyakinan, dibayarin sama orang dua kali pulak dari tahun 2015 dan 2016. Yang paling berkesan di tahun 2016, karena bertepatan saat aku ultah pas 28 November 2016.

Dear diary,
Pertama kali diajakin kesana serasa gak percaya karena dulu pengen banget memang ke makkah dan madinah tapi karena ga punya biaya dan tenaga juga sering sakit jadi suka memimpikannya saja.

Dear diary,
Aku pernah mimpi, lari-lari kecil (tawaf) berkeliling ka'bah sambil manggil Rasulullah SAW, aku gak ketemu beliau dan gak ketemu orang2 yag lagi tawaf, karena cuma aku aja yang muter2 ka'bah disana, dan gak lama karena aku sedih gak nemu Rasulullah SAW, aku langsung sholat di makam Rasulullah SAW, di raudah. Pas aku bangun, aku langsung bahagia.
Alhamdulillah, mimpi yang benar-benar indah, padahal aku hanya mengidamkan saja pengen ke negeri pelangi itu saja.

Dear diary,
Saat diajakin keluarga besarku, mataku berbinar apalagi di biayai perjalanannya semuanya sama mereka, tambah bahagialah diriku, kaya mimpi yang langsung dikabulin Allah yang Maha Mulia, aamiin ya Rabb

Dear Diary,
Saat disana, hanya tiga permintaanku, karena aku gak bawa uang saku apapun, cuma dikasih uang 1 juta dengan salah satu kakakku yang nomor 2, yang dia tidak ikut umroh, itu saja yang ku pakai. Sedangkan 3 permintaanku sangat banyak biayanya, tapi aku yakin Allah akan kabulin.
Aku pengen makan es krim Makkah, dapat kurma besar yang banyak dan makan kacang sembunyi yg paling enak di makkah.
Ternyata semuanya terkabul. Tanpa aku bilang sama keluargaku. Ada yang ngasih es krim yang banyak dan kurma yang banyak dikasih sama orang afrika, hampir sekilo dijalan mereka ngasih sama aku dan kakakku ketika kami pulang dari masjid masjidil haram.

Dear diary,
Inginku ketemu orang2 yg kusayangpun terkabul, dari ketemu almarhumah mantan ibu bos kantorku, ketemu almarhumah asma pejuang mesir, almarhum abah dan ketemu kakak keduaku, mirip banget sama dia. Padahal dia gak ikut umroh pas kami umroh yang pertama.
Pas yang kedua, lebih banyak ketemu sama orang2 yang terdekatku dan yang kucintai seperti sahabat kecilku, sahabat belandaku, sahabat Sekolahku dan sahabat kampusku. Semoga aja mereka suatu hari nanti bisa ke mekkah, maddinah lagi. Aamiin ya Rabb.

Dear diary,
Inginku juga disana hampir sepenuhnya dikabulin Allah. Khan dulu pernah nyeletuk sama sister ke empatku, karena aku punya hutang sama beliau yang 74 juta itu, maka aku bilang gini sama dia : " kak, tempat kerja mana yang banyak uangnya?"
Aku pikir, kalau aku banyak uang dengan gajiku sebagai pegawai tetap instansi pemerintah bisa nyicil bayar hutang sekalian sedekah untuk mempercepat hutang itu lunas, jadi aku mau minta sama Allah di tempat mustajab di Madinah --karena awalnya waktu itu kami ke Madinah dulu, di Raudahlah saya ucapkan permohonan itu.
Meski hanya sekali sholat disana.

Trus kakakku bilang gini:
Dispenda dan BKD

Lalu aku tanya lagi
Yang mana yg paling banyak uangnya?

Kakakku jawab singkat dan padat saat kami di madinah
"Dispenda".

Makanya pas aku sujud di Raudah, yang kusebut "ya Allah, aku pengen di Dispenda, biar bisa bayar hutang"

Ternyata, ajaib.
Kakakku yg kedua kebetulan punya teman di BKN Pusat, dia mau tanya, atas namaku, diterima di dinas mana. Pas aku sudah meninggalkan Madinah, karena jadwal kami ke mekkah lagi.
Ternyata pesannya bikin berbinar pas aku lagi istirahat habis dari makkah,
Kata beliau, SK-ku ditempatkan di Dispenda.

Masya Allah. Keren banget khan.
Gak sampe sebulan, permintaan itu terkabul. Bahkan yang kerennya lagi,
Setelah 2 tahun aku kerja di Dispenda,
Aku diterima di BKD dan dekat dengan keluarga.
Salah satu mimpi besarku, yang selalu kusimpan dalam hati kecilku. Ternyata Allah kabulin. Alhamdulillah.
Allah Maha Baik, ke negeri Makkah dan Madinah bikin hati berbinar.. cepat terkabulnya seperti secepat kilat. Alhamdulillah.

Dear diary,
Aku mau ngasih tahu tips2 sederhana bagi kamu-kamu yang ternyata bentar lagi mau umroh, yeaayyyy, senangnyaa!
Salam buat madinah ya.. salam buat mekkah yaa... doain aku juga.. biar bisa kesana lagi.. tiap tahun.. aamiin ya Rabb...

Okay, diarynya kita tutup dulu yee.. kita bahas tentang persiapan penting menghadapi Umroh Pertamamu :

a. Kalau ada Manasik dari Travel Umrohmu, jangan sampe kamu lewatin, ikutin dan catat apa yang penting serta baca buku2 panduannya

b. Siapin barang-barang pentingnya : yuk kita cek list :
Umroh pertama sekitar 14 hari sedangkan yang kedua 13 hari. Ini barang-barangnya buat persiapan pentingnya :

1. Seragam, 2. Jilbab bergo, 3. Gamis panjang 5-6 buah, 4. Baju atasan panjang 2 buah, 5. Celana panjang, 6. Kerudung segi empat, 7.mukena 8. Tas sendal dan plastik keresek (banyakin yee plastiknya, plastik yg sedang beli 2 lusin), 9. Sejadah kecil, 10.handuk kecil, 11. Baju tidur 2 buah, 12. Kaca mata hitam, 13. pakaian dalam,14. Gantungan baju, 15. Sweater/jacket,16. Pelembab bibir, 17. Masker 2 buah, 18.perlengkapan mandi, 19. Changer handphone, 20. Terminal tiga dan terminal listrik kabel panjang, 21. Perlengkapan wanita (cari CD yg langsung buang) dan softek dll, 22. Obat pribadi, obat sakit kepala, obat batuk/flu, obat diare, balsem, minyak kayu putih, koyo, vitamin imbost dan vitamin c serta antangin sirup. , 23. Sepatu sandal, 24. Kaus kaki (banyakin yeee) , 25. Kain penanda koper bisa pake tali sepatu warna warni, 26. Gembok yg pake huruf, 27.sabun cuci sachet, 28.Alquran kecil, 29. Buku , note dan pulpen , 30. Baju ganti buat di ransel, jacket, tissue basah dan perlengkapan mandi wanita. 31. Tas selempang : Hp, dompet, buku alat tulis, masker, ticket, pasport.

C. Kalau rajin nyuci, seadanya aja bawa baju. Tapi kalau males. Bawa baju banyak dan jadi gak nyuci lagi disana, beli CD perempuan yang langsung buang banyak dijual d hypermart atau di guardian maupun di apotek.

D. Bawa cairan jangan lebih dari 100 ml, beli botol2 kecil di Strawberry shop atau di tempat asesoris wanita. Banyak kok dijualnya.

E. Selalu bawa softek, dan pantilener, karena perjalanan kita jauh dan banyak dipesawat, usahain setiap 2 jam diganti ya, biar lebih segar dan enak geraknya.

F. Banyak2 buka internet ya bro, hunting2 barang2 apa aja yang musti dibawa, jangan di blog ini aja, di google sono banyak berlimpah mengenai persiapan umroh untuk pertama kali, jadi musti instens baca-bacanya ya  bro ^_^

G. Usahain minta doa orang banyak biar perjalanan kita sekeluarga lancar dan jangan lupa catat pesanan orang2 rumah dan sahabat buat oleh2, hehehe. Dan yang terpenting, jangan lupa berdoa di tempat-tempat mustajad di Makkah dan Madinah. Jangan lewatkan kesempatan biar terkabulnya secepat kilat dihidup kita, aamiin ya Rabb...

Dear diary,
Kita buka lagi ya, diary nya, makasih ya udah mau dengerin aku cerita.
Maafin kalau ada kata2ku yang salah atau ngebikin kalian keki dengan bahasaku yang lebay karena rasa bersyukurku bisa 2 kali umroh dengan biaya yang free bahkan duduk di kursi "bisnis" tanpa aku sengaja, masya Allah.

Makasih kamu.
Umroh itu Kangen.
Kangen itu Ya Umroh.

Pengen.pengen.pengen.

Gambar dibawah ini : saat teman2 satu jamaah Umrohku lagi sibuk2nya kami mau pulang ke tanah air, ini Bandara di Jeddah, bagus deh atapnya. Sederhana tapi unik.

Gambar kedua ini adalah gambar pertama kali aku menginjakkan kaki ke Madinah ketika Umroh yang kedua kali. Alhamdulillah pas payungnya kebuka, karena beberapa hari kemudian payung di Masjid Nabawi gak bisa kebuka karena ada masalah perbaikan yang belum diselesaikan oleh Pemerintah Arab Saudi.