Sahabat Belandaku

Aku mengenalnya 10 tahun yang lalu, saat itu ada forum ajangkita.com yang disanalah awal kami berkenalan.
Awalnya aku masuk forum ajangkita.com karena dulu menyukai cerpen-cerpennya milik Jonru sebagai pemilik ajangkita.com,  ingin membaca dan menerbitkan karya cerpen saya juga disana, tapi di forum fiksi jarang ada yang ngobrol sama saya waktu itu dan gak kenal jonru juga.
Entah karena apa, saya berkenalan dengan seorang sahabat baik dari Belanda , dulu ada sebuah event di ajangkita.com, bertanya sepuasnya. Pada netter korban yang ingin ditanya dan dijawab sepuasnya juga.
Nah saat itu, adalah dia , bernama Kilat, di nick namenya mencuri perhatian saya, karena orang Belanda yang pintar Bahasa Indonesia, unik sekali. Apalagi ia seorang penyayang kucing dan jago masak, jadilah kami bersahabat akrab.
Hingga sewaktu mama saya sakit, saat mau operasi saya ingat beliau yang menemani saya , intens mengirim saya email, menyemangati. Benar sekali. Saya waktu itu sangat butuh semangat.
Saya sendirian aja nunggu mama di ruang operasi, hati nyilu, mau nangis tapi gak bisa--gak mau liatkan itu sama mama, ka selma lah yang tahu hati saya yang sebenarnya.
Saya suka curcol apapun dengannya dan dia selalu bijak menyikapinya apalagi bahasa ka selma lembut dan sopan, senang saya membacanya.
Saya selalu merindukan nya jika tak ada menerima email manis darinya setiap bulannya, kami semakin dekat, dia yang jauh di Belanda suka mengirimi saya hadiah yang lucu-lucu padahal saya jarang membalasnya. Kami pun suka surat-suratan dari semenjak saya tinggal di Samarinda dan Tenggarong, dia pasti mengirimi saya surat dan hadiah manis.
Tersentuh saya dengan sifat manisnya.
Dia juga seorang pejuang di dalam mengusahakan dirinya untuk sehat, dia tak pernah putus asa selalu tersenyum ceria padahal beliau pernah berjuang Dalam menyembuhkan kanker dan penyakit lainnya, saya selalu belajar dari beliau yang indah.
Dia kini sudah sembuh dan selalu ceria serta aktif, belum lagi ia sangat lucu sekali. Pernah kami berjalan-jalan di sebuah Pulau Di Tenggarong, dia dengan aktif menaiki tempat mainan yang bisa jalan di kaki itu saja, saya gaptek gak tahu apa namanya. Tapi beliau lincah sekali. Bermain itu dengan ceria. Senang saya liatnya.
Bahkan beliau, tahun 2016 kemarin menyempatkan berlibur ke Samarinda dan Tenggarong hanya untuk bertemu saya saja. Orang yang indah, hampir seminggu saya menemaninya tapi tak pernah bosan, dia begitu perhatian dan lucu sekali.
Hingga sekarang, dia selalu menjadi salah satu inspirasi saya dalam menulis, saya yang jarang bisa bersosialisasi dgn orang baru, suka belajar darinya yang senang berteman dengan siapa saja. Saya ingat bener, saya pernah keluar rumah jam 11 malam hanya ingin bertemu dengan dia saja dan saya berkenalan dgn banyak orang yang berada di angkringan kopi itu. Tapi saya tak minum kopi, teh saja.
Saya jadi punya teman banyak di angkringan dan sering tertawa bersama bercerita tentang Indonesia dan Belanda.
Yang saya suka dari beliau, ia bisa mendekati seluruh keluarga besar saya dan sahabat baik saya, ia seakan dekat sekali dengan saya, ia tak cangung dan memeluk saya saat pertama kali berjumpa. Indah deh malam itu, sampe saya gak bisa bobo saking bahagianya, hahaha..
Karena di setiap email manis kami, ka selma selalu bilang Peluuuk Besaaar bukan big HuG tapi peluuuk besar, sangat manis. Apalagi pas bertemu ternyata , iapun begitu manis pada saya, keluarga besar saya bahkan sahabat baik saya.
Terima kasih ya ka selma, udah mau jadi sahabat saya, dan selalu menjadi inspirasi saya dalam apapun termasuk berakhlak baik, dalam menulis, dan dalam berjuang untuk sehat...
I miss You ka selma sayang , peluuk besaar ^_^
Gambar di bawah ini adalah gambar bareng ka selma ketika beliau di Hotel dan kami mau jalan-jalan ke Tenggarong, menyenangkan sekali hari itu, penuh tawa dan bahagia.
Gambar kedua adalah gambar saya pertama kali ke angkringan.  Ternyata di angkringan orang-orangnya baik-baik dan lucu semua, jadi saya suka ke angkringan juga sama kakak saya atau teman saya untuk mengobati kangen saya sama ka selma sayang... ^