Di malam itu

Di malam itu aku tak bisa memejamkan mata..  terasa berat, bagai diri terikat mimpi.. dongeng ku sebelum tidur.. ceritakan yang indah biarku terlelap...
Di malam itu.. saat ku sendiri, ku lihat photo-photo mereka, kujelajahi sudut wajahnya, lalu kulantunkan doa untuk mereka
Di malam itu, air mataku, tak sanggup terbendung, rindu mereka
Ku tak ingin memilih
Karena ku cinta mereka
Di malam itu, kulihat sosok dia di photo hpku, wajah yang selalu tersenyum, rintihannya tak pernah terdengar
Canda tawanya hiasi hari-hariku
Dia, sahabatku.ia tak tahu. Ku selalu doakannya. Meski tak tahu.
Dia sahabatku. Selalu tersenyum meski ada luka dalam hatinya, ia menyemangati, selalu masuk ke dalam ruanganku, tersenyum ceria berkata : " mba nana, apa kabarnya?"
Oh dia sahabatku, kusayang dia.
Dia membantuku membetulkan jilbabku,
Iapun rela membagi jarum pentul untuk mengiasi jilbabku, biar indah mewangi
Oh dia sahabatku, ku tak bisa memilih.
Di malam itu, kutatap dia, kuperhatikan wajahnya. Begitu cantik, ia tertawa, kusuka dia, karena senyumnya bikinku ceria, didekatny aku bahagia karena dia ooohh karena sahabatku.
Di malam itu, aku ingat. Dia duduk sendiri saat semua orang telah pergi. Tak tahu apa yang dikerjakan nya, sepertinya urusan kantor. Dia pekerja keras, orang setia, penurut dan lemah lembut.. oh dia sahabatku. Ku tak ingin ada air mata. Cukuplah sudah. Jangan sedih lagi, mba sayangku. Ku rindu kamu. Kamu yang lucu, kamu yang pemberani, cerdas dan pintar sekali. Oohhh jangan sedih lagi. Ku tak mampu memilih.
Karena dirinya, oh dia sahabatku.
Dimalam itu, air mataku tak henti-henti menatapnya, seorang wanita tangguh, yang rupawan, sholehah orangnya, ibu yang cantik, ku rindu dia, sapaan hangatnya, curcol lucunya, oh dia sahabatku. Dia suka tertawa lepas, akupun suka memperhatikan nya diam-diam. Dia lucu, manis dan telaten pada pekerjaannya. Ohh dia seorang yang kurindu. Ku tak bisa memilih. Dia sahabatku.
Di malam itu, tangis menjadi. Kulihat lagi sosok dirinya. Yang setiap saat, mendatangi mejaku, hanya berkata : hai mba nana, kurindu dia. Sosok yang perhatian. Ibu kartiniku yang indah, senyumnya hapuskan galauku. Oh dia sahabatku. Dia sahabatku. Ku tak bisa memilih. Kucinta dia. Dia tahu, tangisku seperti apa. Tanpa kuminta, dia ada. Oh dia mba-ku. Surga untukmu, indahnya dirimu. Ku iri padamu. Seorang ibu sholehah, rajin dan perhatian, oh Tuhan sampaikan salamku padanya.
Ku tak bisa memilih. Oh oh oh.
Di malam itu, kulihat lagi sosok yang kukenalin sang motivasi, ia selalu hadir saat aku down akan cinta, dia penyemangatku, katanya perempuan itu harus jual mahal jangan cepat memberi hati. Oh mbaku, baiknya kamu. Meski kau tahu aku siapa. Keluargaku apa, tapi sungguh kurasakan sayangmu. Melebihi kakak-kakakku yang sangat memanjakanku. Oh mbaku, ku tak dapat memilih.
Salahkah aku. Dia sahabatku. Ku dapat memilih.
Di malam ini, aku tak bisa memejamkan mata, terasa berat, inginku dongengkan..
Cerita tentang kalian..
Yang menemaniku saatku sendirian
Disana... tanpa keluarga
Kukenal cinta
Dari hangatnya senyum ceria
Keluargaku pun disana
Sehat-sehat
Ku cinta kalian
Musti kuat
Khan anda andalah mutiara bak berlian
Selamat malam, bahagialah...
Di malam ini aku bisa bobo, karena ku tahu kalian tak marah karena aku tak memilih siapapun
Karena aku cinta siapapun
Mau marah juga enggak apa-apa
Dongeng sebelum tidur,
Kuingat kalian, khan kuceritakan
Betapa nikmatnya bersahabat
Berkeluarga dengan kalian
Sarangeyo mutiara borneo ♡♡♡

Tulisan ini Terinspirasi : lagu berjudul Dongeng dari Wayang, terima kasih musisi keren Indonesia