Beruntung Pernah Dejavu

Pernah gak merasa Dejavu, perasaan pernah mengalami hal sesuatu yang mirip terjadi dengan kejadian dimasa lampau.

Saya sering banget merasa seperti itu. Sepertinya kehidupan saya bukan sebuah kebetulan tetapi memang rencana Allah yang sungguh indah.

Seperti dulu sewaktu kuliah, suka menulis cepat arahan dosen-dosen, di note yang kecil dengan tulisan yg ngejelimet karena pengennya cepat menulis sesuai dgn apa yang dikatakan dosen, lalu setiap hari sabtu dan minggu pasti saya tulis ulang lagi di buku tulis yang lebih bagus , dan ditulis lebih rapi juga.

Sekarang itu terjadi sekarang, tapi bukan menulis kata-kata dosen, tetapi menulis Tweet-tweet yang suka saya Retweet di twitter di Buku Inspirasi saya dalam menulis. Bahkan saya melakukan 3 kegiatan sekaligus, curcol Flash Fiction di Twitter, nulis di buku, trus tulisan itu saya ketik lagi di blog ini. Sungguh, menakjubkan ya rencana Allah itu.
Andai sewaktu kuliah dulu, saya gak suka mencatat, mungkin kegiatan diatas seperti membosankan.

Tapi kegiatan diatas termasuk Passion saya, betapa indahnya menulis kata-kata yang indah dan menyalin cerita yang lucu penuh makna ke dalam blog , seperti berdagang sama Allah untuk memupuk amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat. Sebuah perdagangan yang tak pernah merugi (Qs. 35 : 29)

Beruntungnya pernah Dejavu ^_^