Skip to main content

Berjamaah Lebih Cepat

Dulu, saya mengira.
Ketika kondisi kehidupan saya memburuk dari tahun 2010 hingga tahun 2013.
saat ibunda saya meninggal, teman curhat satu-satunya di rumah yang saya percayai sudah tiada lagi serta yang selalu memotivasi saya pun telah pergi.
Perekonomian hidup saya pun naik turun.
Bekerja apa saja, yang penting ada penghasilan untuk makan sehari-hari. Apalagi ketika tahun 2013, abah sayapun meninggal, dan saya banyak memiliki hutang, pekerjaan tidak tetap dan sering sakit-sakitan.
Ternyata di tahun tersebut. Baru saya sadari. Tahun 2010 - 2013 itu adalah tahun terbaik dalam hidup saya.
Jika tidak saya lewati tahun2 tersebut, mungkin saya tidak menjadi seperti sekarang.

di tahun-tahun itu saya melakukan amalan yang di ajarkan ustad Yusuf Mansur untuk memperbaiki nasib saya, selain itu sayapun pernah membaca sebuah buku, yang saya lupa penulisnya siapa, namun isinya sampai sekarang saya ingat, semoga beliau mendapatkan surga Firdaus dari Allah karena kebaikan hatinya menunjukkan kebaikan kepada saya. Yaitu menyatakan bahwa shalat tahajud bisa memperbaiki masalah keuangan kita.

Saya yang sedari dulu, jarang sholat tahajud. Karena masalah keuangan yang selalu berputar-putar dikepala saya yang belum mampu saya lunasi dengan gaji maupun tabungan saya, mulai mencoba sholat tahajud pelan-pelan. Setiap malam, meski saat itu saya tidur di atas loteng yang sempit seperti gudang, itu adalah loteng rumah keluarga saya, saya menumpang hidup dengan mereka, saya tetap bangun malam hari, awalnya saya takut karena menurut cerita tangga menuju loteng itu ada penunggunya, namun karena tekad kuat untuk memperbaiki nasib saya, saya keluar kamar dan menuruni tangga loteng itu setiap jam 2 pagi untuk mengambil air wudhu di  kamar mandi dibawah loteng rumah keluarga saya itu.

 Selain itu, ada pemandangan indah yang bikin saya selalu bersemangat untuk bangun di tengah malam itu yaitu lukisan langit yang indah di tengah malam tersebut, karena saya di loteng yang terbuka seperti tempat jemuran, sehingga bisa melihat pemandangan langit yang bergradasi indah.

Alhamdulillah, pemandangan awan dan langit yang bergradasi indah itu lah yang menjadi hiburan saya ketika melawan rasa takut keluar kamar dan menuruni tangga loteng.

Kemudian, saya juga mendapatkan informasi dari buku keren milik Ippo Santosa (Percepatan Rejeki) yang baru di tahun 2017 ini berani saya waqafkan ke orang lain, karena itu buku yang paling saya sayangi, karena ibarat penyemangat saya ketika sedang menyerah, dan Down, bahwa sholat dhuha 6 rakaat serta menzikirkan ya Fattah dan Ya Razzaq maka akan memberikan rejeki yang melimpah. Maka sedari saat itu sayapun tak pernah meninggalkan  sholat dhuha 6 rakaat dan zikir ya fattah dan ya Rozaq.

Yang tak kalah pentingnya, dalam memperbaiki keuangan kita ialah meruntinkan membaca Al Waqiyah dan Yasin maupun Al Mulk. Awalnya saya kurang berminat meruntinkan 3 surah ini, karena panjang dan suka ngantuk bacanya, hehehe. Cuman saya penasaran, kenapa 3 surah ini di bukukan menjadi buku amalan oleh Bapak H.M Qusairi Hamzah, buku amalan ini kebetulan banyak ada di rumah, karena almarhum abah suka membacanya. Lalu saya coba baca buku tersebut, dan mengamalkan isinya. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit kemiskinan menjauh dari hidup saya. Miskin disini bukan hanya bicara soal harta, tapi bicara tentang mental. Mental miskin (suka meminta, pengemis, pesimis), lebih mengerikan dibanding orang fakir yang menjaga dirinya menjadi bermental kaya (tidak meminta-minta, rajin bersedekah dan optimis).

Lalu, buku yang indah selanjutnya adalah buku dari Muhammad Assad tentang Note of Qatar 1,2, 3 , kumpulan buku2 beliau merupakan buku kesayangan saya, dan saya tidak cukup rela untuk memberikannya ke orang lain karena saya berpikir buku itu bisa menjadi penasehat saya ketika mulai kehilangan asa dalam membeli impian besar saya,salah satunya dapat membayar hutang besar saya, namun pikiran saya itu salah ketika di tahun ini, 2017 saya menyumbangkan buku2 terbaik saya termasuk milik Muhammad Assad ini, alhamdulillah seperti keajaiban, hutang besar saya lunas dan saya bebas hutang karena sedekah buku2 terbaik saya. Didalam buku-buku beliau menyebutkan, dikala kita mengharapkan sesuatu atau memimpikan sesuatu, belilah mimpi itu dengan sedekah, sedekah 10% dari hasil mimpi tersebut. Saya sudah ikuti kata2 di buku itu dari tahun 2015, ketika saya diterima menjadi Pegawai tetap sebuah Instansi Pemerintahan. Hutang saya sebesar 74 juta itu, sudah saya cicil dengan sedekah 8 juta, itupun dicicil 10%. Lama saya menunggu hingga di tahun 2016 pertengahan, saya sudah tidak memikirkannya lagi  karena Allah belum ngedatangin uang 74 juta atau 80 juta yg saya inginkan karena saya sudah nyicil 8 juta dari tahun 2015. Ternyata di tahun 2017 awal, saya ngeshare cara-cara membeli impian yang di tulis di Buku Muhammad Assad itu di dinding Kost-Kostan Usaha keluarga saya dan saya sebar tulisan itu di dinding rumah saya agar seluruh kakak-kakak saya dan penghuni kost membacanya. Ternyata banyak dari mereka yang mengikutinya. Alhamdulillah atas izin Allah, salah satu impian besar sayapun terkabul yaitu melunasi biaya obat2an dan biaya makan abah saya ketika beliau masuk rumah sakit selama 6 bulanan.

Seperti yang selalu ditekankan oleh Ippo Santosa dalam bukunya 7 keajaiban rejeki, bahwa Impian-Impian besar kita akan terwujud ketika kita menyelaskannya dengan orang lain, sehingga orang lain menyetujui cara-cara kita mencapai impian-impian besar kita dengan kata lain, harus banyak berbagi. Ilmu yang bermanfaat yang kita dapatkan haruslah di informasikan ke orang lain pula, maka ketika ia menjalankannya, secara tidak langsung perjalanan proses mimpi besar kitapun bekerja, dan Tercapai dengan mudah.

Benar pula yang pernah dikatakan Ustad Masyur, jika ingin mimpimu tercapai, ajak orang lain bersedekah, nanti jika iapun bersedekah juga, perjalanan menuju impianmu semakin mudah karena Allah Ridha melihat kesungguhan kita menyebarkan kebaikan untuk orang lain, maka dimanapun media sosial berada, mari tekankan , "galau? Sedekah aja. Mimpi besar? Sedekah aja. Sedih? Sedekah aja. Cape? Sedekah aja"
ya udah sedekah ajaaa gih. ^_^

Maka, berjamaah-lah , bersama-samalah bersedekah ramai-ramai, maka semakin cepat menuju dream High kita...

Terima kasih Allah atas Masa-Masa terbaikku di tahun 2010 hingga tahun 2013, itulah tahun-tahun terindah, karena ditahun-tahun itulah saya bertekad harus sukses dan pantang untuk miskin.

Jadi, kalau kamu merasa di tahun lalu atau ditahun sekarang adalah masa-masa terburukmu, jangan bersedih kawan, lihatlah tanda-tanda kasih sayangNya padamu, Lihatlah ada yang ingin dia beri hikmah untuk hidupmu dan orang2 yang kamu sayangi dan jangan putus asa karena di masa-masa terburukmu itu bisa jadi itulah masa-masa emasmu, jika kamu mampu mengubahnya bersama Allah yang Maha Kaya, Maha Perkasa dan Maha Terpuji. Aamiin Ya Rabb...


Gambar dibawah ini adalah gambar Umroh Gratis saya yang kedua kalinya (28 November 2016-12 Desember 2016) bersama kakak pertama saya dan kakak laki-laki saya, ka Ida dan Ka Lihin  Semoga Allah memasukkan Kakak2 berdua ke Surga Firdausnya Tanpa hisab, aamiin ya Robbal alamin.


1. Di perternakan Unta

2. Di Musium Ka'bah

3. Di Masjid Nabawi

Popular posts from this blog

Kapan Nikah? Bawa bahagia!

Hampir semingguan ini banyak banget yang ngajakin betapa nikmatnya menikah itu bahkan ada yang memintaku untuk ikut sebuah komunitas pencari jodoh dan bisa langsung ketemu jodohnya lalu menikah... Ada juga yang tiap hari kepo dengan siapa sih orang yang kusuka itu, buruan lah menikah  ntr sulit punya anak, mereka terlalu baik buat hidupku, peduli banget

Well, sebenarnya aku punya alasan manis untuk gak mikirin bahagia ku itu dengan menikah atau bahagiaku itu dengan kebelet punya anak dan punya keturunan karena pada dasarnya, aku mudah bahagia dengan hidup ku Sekarang serta bersyukur apa adanya karena aku yakin yang namanya jodoh pasti ada, gak perlu lagi aku mikirin pendapat orang lain tentang hidupku..

Bahkan ada yang lebih extrem lagi, ada yang bilang kalau gak cepat-cepat nikah, ntr masa tua sendirian serta karena gak punya anak dan suami, jadi mudah galau dan kesepian.. Aku sih gak gitu.. Karena kenyamanan bagiku itu bukan dari bisa ditemanin atau sekedar hadir.. Karena kenyamanan…

Dear cherry blossom

Dear cherry blossom..
Menuliskan mu tidak cukup sebuah post didalam blog
Bahkan buku tentang kamu pun sudah rampung
Bulan depan, naik cetak ke penerbit

Aku berharap, tulisan itu bisa mewakili banyaknya
Kata yang harus aku sampaikan padamu

Dear cherry blossom..
Sebuah sastra menjadi lebih bermakna ketika
Itu mengambarkan sebuah kenyataan
Terlukis bukan sebagai coretan abstrak
Namun terlihat jelas layaknya sebuah kesederhanaan
Yang indah

Dear cherry blossom..
Terima kasih, lagi-lagi itu yang kurasakan padamu
Kehadiranmu di dunia ini selalu bisa bikin aku bahagia
Bayangin.
Kamu itu adalah orang yang selama ini aku cari-cari
Hingga berkeliling pedalaman, eh ternyata kamu di dekatku saja
Kamu yang sedari dulu selalu menemani tawaku
Hingga kamu menjadi orang lain pertama selain keluargaku yang bisa bikin aku nangis
Tepat dihadapannya sambil berbicara

Dear cherry blossom..
Aku akan menjaga hatiku, karena aku sudah memilih takdirku
Aku ingin menjadi Bidadari Penjaga hatiku, air mata ketulusan…

Demi Mimpi-mimpiku

Aku punya mimpi, mimpi yang baru saja aku buat setelah mimpi yang ada 68 buah di buku Impianku, aku hilangkan dengan menggantinya dengan buku impian baru yang ada dirimu

Kumohon teruslah hidup, soalnya mimpi baru ku ini semua tentang dirimu
Jangan bosan untuk terus tinggal di dunia ini, karena aku punya mimpi
Dan aku ingin liat, kamu merasakan indahnya mimpiku itu buatmu

Ibarat sebuah tulisan yang selalu hadir menemani di hari mu
Impian ini juga sangat penting untukmu, aku hidup dan bersemangat untuk mengabulkannya

Aku belum pernah seantusias ini dalam meraih mimpi, kalau hanya bermimpi sekolah S3 lagi, aku hanya menggeleng lemah, aku tak ingin meninggalkanmu
Apalagi aku sudah tahu ada ilmuwan yang bisa mengobatimu

Andai sedikit saja, hatimu terbuka untuk mengikuti penyembuhannya
Hatiku pasti teramat bahagia
Tapi kamu sangat keras kepala, selalu merasa bisa menjalani hidup ini
Sendirian,  aku tak pernah melihatnya seperti itu
Kamu harus berbagi, mirip seperti mimpi-mimpiku
Aku rela ka…

Always Perfect

Ada rasa lega di hati dikala aku sudah tidak memikirkan target untuk menikah,
hidup terfokus untuk bahagia tanpa harus galau mencari pasangan hidup yang menjadi jodoh kita,
karena pada dasarnya, di nun jauh disana atau sedekat jengkal tangan jodoh itu sudah ada untuk ku, apa lagi yang di khawatirkan, lebih menyenangkan ketika aku lebih memilih untuk sendiri dan mencari cinta Allah yang masih hingga kini menaungiku, terbebas dari rasa resah, dan mencari sesuatu yang belum tentu ada untuk kita selamanya
alhamdulillah, ini saran yang manis untuk kalian untuk bahagia, karena gak semua kebahagiaan itu didapatkan dari sebuah pernikahan, aku yang belum merasa membutuhkan pernikahan pun masih merasa bahagia meski sendiri, karena pada dasarnya aku tidak pernah sendirian,
Ada Allah yang menemaniku, itu lebih dari cukup, kalau yang empu-nya dunia akhirat ini selalu setia ada untukku, apalagi yang kurang, itu lebih dari sempurna, karena kita harus mempercayai Qada dan Qadar Allah, kalau ternyata aku …

Bahagia Itu Gratis

Jalani hidup ini dengan bahagia
Dan pilihlah sesuai dengan impian-impian besarmu
Jangan berjalan mengikuti arah tujuan hidup orang lain
Berjalanlah seiring dengan impian dengan indah

Berbagialah,karena bahagia itu gratis
Bersyukurlah karena nikmat akan ditambah

Udah ngeluh nya, udah ngedumelnya
Nikmati hari ini dengan indah seperti
Disaat menikmati air minum, segar dan menyenangkan

Yakinlah, bahwa hidup ini perjuangan
Disaat kamu berjuang untuk bahagia
Segala semesta akan mengabulkan nya untukmu

Cape Ngomong Sama Kamu

dia terlihat mengernyitkan dahinya
sedari tadi perhatiannya tertuju pada Handphonenya
kadang wajahnya cemberut, kadang menggelengkan kepala

hingga ia menulis kalimat singkat yang membuat hati terasa kelu

"aku cape ngomong sama kamu, Nha"

Aku hanya terdiam, membaca balasan pesan singkatnya itu

aku menghela napas panjang, rupanya selama ini, 
aku selalu mengajaknya berlari-lari berkilo-kilo meter
hingga ia cape berbicara padaku,

kuseka bulir air mata yang gak sengaja keluar

yang biasanya aku bicara sejelas mungkin, kini kutulis dengan sependek mungkin

"Aku serius" kataku menulis dengan penuh perhatian

"Stop, berhenti kataku! " Pesan singkatmu bikin ku tambah tak bisa mengetik apapun, untuk balasanmu

gak bisa, aku gak bisa berhenti. 

silahkan saja, kalau kamu mau berhenti dan cape,
aku belum cape dan gak akan berhenti.

hingga air mataku mengering, aku masih sempat beberapa jam dari itu
mengutarakan alasan yang membuat kamu kembali ceria lagi

dan tak pernah berpikir untuk cape…

Kado terkeren 2018

Alhamdulillah, kemarin ulang tahun ku juga
Aku dapat kado, keren banget dari my cherry blossom
Senang bener.

Sampe besoknya, yaitu hari ini masih terasa bahagianya
Aku suka, di tahun ini ada 2 hari ulang tahunku
Dan kado nya udah di kasih 3  di bulan ini
Masya Allah

Baik banget sih kamu, kamu selalu bisa memberi kejutan
Indah di hidupku, selalu bikin bahagia hingga terharu

Bolehkah?  Kusimpan rasa bahagia ini
Ku awetkan saja di dalam kulkas batu es
Biar pas aku lagi sedih, aku ambil dan bisa bikin aku tersenyum lagi

Kado ini kado terkeren tahun 2018
Aku senang, karena hampir ribuan dan puluhan kata
Yang ku bikin buku di hp untukmu
Inilah hadiah indahnya

Doaku dikabulkan Allah, secepat yang tak ku sangka
Alhamdulillah, semoga kamu selalu bahagia ya my cherry blossom

Siapapun yang mengenalmu
Pasti sependapat denganku
Kamu itu sulit dijabarkan
Apalagi di gambaran dengan kata-kata

Manisnya bikin  merekah
Lucu nya tak bisa terlupakan
Ini hadiah paling berkesan selama di hidupku
Gumawo kyup…

Aku kira itu aku

Aku kira itu aku
Yang melihat dan memantau perkembanganmu

Aku kira itu aku
Yang selalu bertanya kabar, dan memotivasimu
Secara diam-diam dan terang-terangan

Ternyata itu bukan aku
Kamu yang selama ini ada
Kamu yang ramah, kamu yang Open mind, kamu yang gokil
Membuatku tak merasa sedang miliki rasa sakit

Sakit ini menjadi berkah dan nikmat
Apalagi bisa ditemani dengan saudara sebaik dirimu

Aku kira itu aku, yang selalu memperhatikanmu
Ternyata kamu yang tanpa kusadari
Selalu ada meski hanya lewat doa-doa manismu

Yang kini sering kamu dukung lewat bahasa semangatmu
Terima kasih, semoga Allah membalaskan banyak rejeki yang indah
Untukmu, cherryblossom

Aku kira itu aku,  ternyata itu semua adalah kamu
Kamu yang bisa bikin aku menulis lagi
Bahagia lagi dan optimis lagi,  gumawo

Bermimpi itu indah

Aku suka menulis mimpi-mimpiku
Kaya kemarin dulu, aku bermimpi diajakin seorang temanku
Untuk sekolah S3 lagi,
Di mimpi itu aku terlihat bahagia saat ia mengajak ku sekolah lagi

Tapi yang bikin aku senyum lama
Pas bangun, aku baru sadar, sekolah S3 nya yang ia tawarkan itu
Adalah sekolah bikin balon udara
Dan ajaib nya aku bisa bikin balon udara itu
Serta sempat mempresentasikan balon udaraku di negeri jepang

Khayalanku lucu juga ya,
Karena kesukaanku dengan balon, dan filmnya UP, bisa bikin
Kebawa mimpi, mimpi yang bikin aku bahagia hingga sekarang

Menceritakan nya membuat ku optimis bahwa segala impian ku
Semustahil apapun,  pasti bisa tercapai kalau kita punya kemauan yang kuat

Begitulah, hidupku selalu indah ketika banyak mempunyai mimpi
Kalau aku bilang, mimpiku itu adalah harapan-harapanku untuk hidup

Tidak panjang angan-angan, namun bermimpi setinggi langit akan buat kita bisa merasakan
Indahnya penolakan, indahnya kegagalan, meski tak bisa mencapai bintang setidaknya masih bis…

Penulis itu Relawan

"Untuk kesulitan tidurmu, menulis saja sesukamu, nanti akan ngantuk sendiri kalau sudah banyak tulisannya " ucapnya yang bikin aku bahagia. 
Baru kali ini ada yang mendukungku begadang hanya untuk menulis yaitu kamu,  setelah aku sering menulis, akhirnya keluarga dan dokter psikiaterku pun menyarankan aku menulis apa saja yang aku inginkan termasuk menceritakanmu
Kamu itu adalah motivasi ku, termasuk tentang menulis dan semangat untuk bahagia,  kamu seakan seperti hujan bunga, setiap kata yang keluar bikin aku senang, alhamdulillah 
Terapi bahagiaku juga bikin aku mengerti bahwa menjadi penulis itu relawan yang menyenangkan, dan bisa bermanfaat untuk orang lain itu mengagumkan, aku ingin seperti itu terus menerus sampai ku tua nanti
Meski badan sakit-sakitan, relawan menulis apa saja aku mau-termasuk menghibur orang lain yang bersedih dari tulisan-tulisanku tentang musim semi,  karena membuat orang lain bahagia itu pahalanya gede dan bisa mempermudah urusan kita kedepannya..…