Pertolongan Allah dari Malaikat-MalaikatNya

Pernah Gak menemukan kejadian yang sepertinya "sangat kebetulan" misalnya disaat terpeleset di jalan raya dengan sebuah batu, terhindar dari kecelakaan beruntun di jalan raya, setelah diperhatikan batu tersebut sudah lenyap dan tidak ada lagi,

bukan tidak mungkin dia adalah Malaikat Allah yang membantu.




atau disaat ada seorang miskin yang membukakan pintu rumahnya dengan seorang pria yang kaya untuk menumpang buang air kecil, lalu orang kaya tersebut memberi uang kepada orang miskin tersebut. Secara Logika, agak aneh, kenapa orang yang kaya tersebut menumpang ke toilet di rumah tersebut sedangkan banyaknya pom bensin yang menyediakan toilet,
bukankah bukan kebetulan, kalau itu bisa saja Malaikat Allah yang memberikan rejekinya.

Karena satu hari sebelum si miskin tersebut didatangi oleh orang kaya itu, ia merasa ia tidak mungkin akan dapat rejeki, karena ia sangat miskin, tubuhpun tak sanggup berjalan. Inilah jawaban dari Allah, segalanya mungkin.

karena sesungguhnya, tidak ada yang kebetulan di dunia ini.

kejadian diatas itu, bukan fiksi, atau bukan cerita karanganku :)), karena dua cerita diatas tadi memang benar ceritanya yang dikemas di Buku Ustad Mansyur Miracle of Giving 1 dan 2.

Cerita-cerita itu mengingatkan beberapa kejadian di hidupku, yang sepertinya mirip, dan mungkin saja itu pertolongan Allah yang didatangkan melalui Malaikat-malaikat Allah.

Seperti pada suatu hari, saat aku pindahan di luar Kota, aku baru ingat lupa beli bantal, akhirnya pada malamnya aku "nekat" ke luar kota hanya untuk beli bantal , maklum di kotaku sekarang supermaket terbatas dan tidak ada mall. 

Jadi dari kota kecilku (tenggarong) jam 8 sampai samarinda (ibu kota provinsi kalimantan Timur) jam 9, nah setelah puas beli bantal dan sekaligus jalan-jalan , pulanglah diriku jam 11.30 malam. Wah, awalnya karena gak ada berburuk sangka dengan situasi, aku santai aja jalan pulang lagi ke tenggarong.

Namun pas dijalan, jalanannya sepi banget, sebenarnya kalau sepi sih asik, bisa ngebut, hehehe. Cuma waktu itu embunnya tebal sekali, hampir susah jalan. akhirnya deg-degan juga jalannya waktu itu, takut masuk jurang pas jalan, karena medan perjalanan dari samarinda ke tenggarong itu gunungnya curam, berkelok-kelok dan jalanan banyak yang rusak, dan takut juga kalau ada orang yang mau berbuat jahat pas jalan waktu itu.

akhirnya, aku ngomong gini di hati : " Ya Allah, coba ada mobil didepan, yang jalannya pelan, biar aku lihat ada cahaya, embunnya tebal banget nii ya Allah.. "

Gak Lama, saat sampai di tempat yang memang gelap banget, gak ada lampu jalanan, ada sebuah mobil besar, yang jalannya pelan. Wah senangnya minta ampun, langsung aku ikuti aja mobil tersebut, anehnya tu mobil jalannya lamban, seperti "menungguku" agar tetap berada di belakangnya.

sampai akhirnya aku ikuti terus mobil tersebut, hingga sampai di tempat yang lampu jalanannya sudah banyak dan banyak rumah-rumah, akhirnya mobil besar tadi setelah aku belok ke jalanan yang rame lampu dan rumah-rumah itu, dia langsung laju jalannya, padahal hampir 1/2 jam aku di ngikutin mobil itu dengan kecepatan yang pelan.

Setelah masuk ke kawasan yang rame, dan melihat mobil besar tersebut jalan dengan ngebut saat aku sudah belok, rasanya merasa terbantu, karena mobil itu. Sampai sekarang, aku ngerasa itu orang yang baik seperti Malaikat yang Allah Kirimkan, saat aku meminta bantuan :), karena gak ada sesuatu yang kebetulan, yang ku ketahui mobil besar seperti itu, kalau jalan ngebuuut banget, dan biasanya gak mau ngalah, tapi malam itu beda banget, seperti Bantuan Allah untuk menjawab doaku yang tadi.

apalagi setelah itu, penyebrangan ferry masih ada, padahal aku datangnya jam 12 malam, karena penyebrangan ferry di tutup jam 10 malam, dan waktu aku datang, masih buka dan ada orangnya, alhamdulillah :)



إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ، وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا، فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
Jika pertolongan Allah dan kemenangan tiba, dan kamu melihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat (QS an-Nashr [110]: 1-3)
"Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi ini kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Al-A’raf [7] : 128)

Pernah Juga disuatu kejadian, bagi teman-teman yang pernah baca kisahku    Di sini , waktu itu ada hewan Laba-laba besar yang secara kebetulan nempel di dekat kepala jidatku sebelah kiri, langsung nempel dan menggigit pelipisku dengan kuat sekali, kalau di pikirkan secara logika, hal tersebut sangat tidak mungkin, karena aku jalan dengan kecepatan yang laju dan pake helm juga, kok bisa hewan tersebut datang dan PAS sekali mengenai otak kiriku.
Bukan sebuah kebetulan khan? aku percaya tidak ada kebetulan di dunia ini. 
dan aku yakini, hal tersebut karena doaku, yang menantang Allah, karena waktu itu hampir seminggu aku marah sama Allah, dan meninggalkan sholat, aku merasa Allah gak merhatiin aku, namun aku salah, dalam waktu seminggu itu, Allah menjawab doaku, dan mendatangkan laba-laba itu, membuat pelipisku bengkak selama sebulan , dan setelah kejadian itu aku gak berani lagi meninggalkan sholat.
Allah sudah melihatku, didatangkannyalah Malaikat yang berubah wujud menjadi Laba-laba besar untuk menyadarkanku, betapa berharganya sholat dan betapa pentingnya sholat tersebut.
Bukan tidak mungkin itu adalah Malaikat-Nya karena tidak ada yang kebetulan di dunia ini, datang menyegerakan hukuman atas kelalaianku.
Nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wassalam,
إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا
“Jika Allah menghendaki kebaikan atas hamba-Nya, maka Dia akan menyegerakan hukumannya di dunia” (HR Tirmidzi, al-Albani mengatakan shahih)


Ada lagi cerita, yang bikin semakin berucap "alhamdulillah", karena atas bantuan Allah-Lah aku ada disini dan sampai sekarang masih ada disini.
Saat itu, di tahun 2012, aku tinggal sendiri di rumah Tenggarong, biasanya yang sering bangunin aku sholat subuh itu kalau gak almarhumah mamaku, kakak keempatku atau alarmku. Nah saat itu, mama sudah gak ada lagi, mama meninggal di tahun 2009, kakak keempatku tinggal di samarinda, alarmku pun tidak sanggup membuat aku bangun, hehe:)) mungkin karena waktu itu terlalu lelah, jadi tidurnya lelap.
Jadi pagi itu, aku bangun sholat subuh dikarenakan suara ketukan berkali-kali di jendela kamarku. Antara 1/2 sadar aku berucap: "Iyaahh, bentar lagi, nih lagi mau bangun.." tapi mataku masih tertutup.
Ketukan itu bukannya berhenti, malah makin kenceng. Akhirnya karena nyaring ketukannya, bangunlah dan duduk aku di kasur, lalu tak lama ketukanpun sudah tidak ada lagi. Aku masih gak nyadar, langsung aja ambil air wudhu, habis sholat, baru aku sadar,
"rasanya tadi ada yang ngetuk jendelaku?" aku masih antara percaya gak percaya, masa sih?, akhirnya karena rasa penasaran, aku coba lagi besok, aku masih mikir, ah cuma perasaan aku aja, karena dari dulu aku bangun karena ketukan :)
Besoknya pas subuh, eh ada lagi ketukannya dijendelaku, tapi kini aku "pura-pura " masih pejam mata, karena aku mau memastikan apakah benar itu suara ketukan di jendela, agak lama aku pejam mata, dan benar saja, ketukan itu masih ada, dan makin nyaring biar aku bangun.
dan dari situlah aku sadar, itu bukan perasaanku, itu memang suara ketukan, untuk membangunkan sholat subuhku. saat aku buka mata, ketukan itupun berhenti.
Wah, aku pikir, ini bukan sebuah kebetulan. Mungkin ini pertolongan Allah, untuk membangunkanku sholat subuh, karena ternyata saat aku ceritain kisah ini sama kakak keempatku disamarinda, dia hanya senyum aja, dia bilang : " itu mungkin jawaban Allah, karena dia tiap hari doain aku di rumah tenggarong, biar baik-baik saja, minta dijagain sama Allah"
Subhanallah. 
Allah-lah ternyata yang selama ini yang bantuin aku, bantuin manusia pembuat dosa ini, dari berbagai macam keajaiban-keajaiban yang Allah berikan melalui Kejadian-kejadian yang aku pikir itu adalah Malaikat-malaikat Allah sebagai perantara jawaban yang diberikan Allah Subhanawata'alla.
Katakanlah: "Seluruh pertolongan itu milik Allah semata. Kepunyaan-Nya kekuasaan langit dan bumi. Kemudian kepada- Nyalah kamu dikembalikan" (Q.S. Az-Zumar [39] : 44)

Seperti Di Bumi Gaza, palestina. Disaat israel menutup jalan darat, dan jalan transportasi, hingga akhirnya arus untuk makan pun menjadi terhambat, disaat para penduduk gaza kelaparan, Allah mendatangkan Bantuannya, dengan adanya ratusan Ikan pari terdampar di lautan Gaza, Subhanallah. Inilah Bantuan Allah untuk mereka.


 Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (3: 37)




حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّـهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّـهِ قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al Baqarah: 214)