Lets Do it dan Forget it



Dalam Sedekah, mau berbentuk uang, meteri, peduli, kasih sayang dan senyum, INGAT YANG TERPENTING, Berikan dan Lupakan. Agar Hatimu selalu rendah, dan tidak menjadi sombong hingga meremehkan orang lain. 

Rasulullah Sallahu alaihi Wassalam pernah ditanya oleh sahabatnya, bagaimana cara mempertahankan kedekatan kita dengan Allah Subhana Wa'taalla , lalu Rasulullah Sallahualaihi wassalam menjawabnya dengan selalu mengingat kematian.

Jangan Pernah Sombong, Kebaikan yang kita beri kepada orang lain adalah sedekah kita, namun masih banyak orang lain yang lebih baik dari kita yang lebih sering melakukan kebaikan dan sedekah yang terbaik. kita tidak berhak sombong dengan kebaikan kita, karena ketahuilah, Kita akan Mati, dan yang setiap bernyawa akan menemui ajalnya, seperti ucapan Allah Subhana Wa ta'alla :

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”
(QS. Ali Imran : 185).

Jadi selalu gunakan Motto ini : Berikan dan Lupakan. Agar selalu menjadikan Hati kita yang sedari dulu sudah baik sebagai Fitrahnya Manusia.

Seperti yang diibaratkan oleh Muhammad Assad di bukunya Note of Qatar 2 mengenai Ilmu Ikhlas, Ceritanya Ibarat -maaf- saat kita melakukan Buang Air Besar, kita khan gak pengen lihat-lihat lagi apa yang dikeluarin, rasanya ikhlas beneer, si itu keluar, dan merasa Ploong. Nah Begitu juga dengan Sedekah dan berbuat baik.

Lets Do it dan Forget it.

Seperti diterangkan didalam Hadist Rasulullah Sallahu alaihi Wassalam ketika sahabatnya bertanya tentang ikhlas, lalu Beliau Sallahu Alaihi Wassalam bersabda:

“Aku sudah bertanya kepada Jibril. Jawabnya, Aku sudah bertanya kepada Tuhan Keagungan tentang Ikhlas, apakah dia. Allah Subhana Wa ta'alla berfirman: Ikhlas adalah Salah satu rahasia dari rahasia-Ku, Aku mempercayakannya kepada siapa yang Aku cintai di antara hamba-hamba-Ku”.