Bangga Membuat Kita Lupa


Sebenarnya apa yang bisa kita banggakan dari diri kita. Jawabannya adalah sama sekali tidak ada. 
kita sekarng memang bisa merasakan hidup, tapi hidup tak akan selamanya, karena setiap yang bernyawa akan merasakan kematian.

Saat kita tertawa akan kesuksesan kita, tak lupakah kita, disaat kita lihat bahwa suatu kala, kita akan menangis di ujung napas, betapa sombongnya kita tak pernah merasa merendah, selalu ingin terasa tinggi di hadapan orang lain.

Saat diri ini merasa bisa dari yang lain, tak lupakah kita.. disaat kita Lihat kita dirundung sebuah sakit bernama demam Flu, semua kerjaan terbengkalai, dan akhirnya slogan bisa kita terpecahkan. Karena kita adalah manusia.

Dan manusia adalah tidak sempurna.

Maka, hentikan kesombongan itu, Sombong membuat kita Lupa, kadar intensitas keberadaan kita di dunia ini. tak ada apa2nya kita,

karena diatas langit ada langit, diatas cahaya ada cahaya, diatas kesuksesan kita ada yang lebih sukses dari kita, diatas kepandaian kita ada yang lebih pandai dari kita.

diri ini lemah, tanpa Bantuan-Nya, diri ini hancur tanpa bantuan-Nya. Dan diri ini, bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, tak lebih berasal dari tanah, yang hidup untuk menambal banyaknya dan luasnya dosa-dosa yang melimpah.